Sutrisna Wibawa: Pembangunan SDM Kunci Kemajuan Gunungkidul

oleh -
Pemaparan Bakal Calon Bupati, Sutrisna Wibawa di DPD Golkar Gunungkidul. (ist)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka membangun dan memajukan Gunungkidul dalam berbagai aspek kehidupan menjadi prioritas utama yang harus dikejar. Demikian dikatakan Prof Sutrisna Wibawa saat pemaparan visi misi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Kantor DPD Golkar Gunungkidul jelang akhir Maret 2020 lalu.

Lelaki kelahiran Karangmojo, Gunungkidul itu menjadi 1 diantara 5 bakal calon yang menyampaikan gagasan soal bagaimana ‘membangun’ Gunungkidul di hadapan pengurus DPD dan DPW Golkar.

Menurut Sutrisno, peningkatan kualitas SDM tentunya melalui pendidikan. Sekolah formal dan media pendidikan lain yang relevan menjadi gerbang pembuka kemajuan suatu wilayah.

“Kunci membangun dan memajukan Gunungkidul dimulai dari peningkatan kapasitas SDM. Maka sektor pendidikan harus optimal dibangun,” kata rektor UNY ini. Skemanya, selain peningkatan sarana dan fasilitas serta kemudahan akses pendidikan, ruang belajar baru harus dimunculkan.

Saat ini, terang dia, transformasi pembagunan berjalan secara cepat. Dengan SDM mumpuni Gunungkidul akan mampu mengikuti tuntutan revolusi industri 4.0 yang saat ini berjalan. Jika tidak mampu mengejar era digital dan era arus informasi yang tanpa sekat, maka Gunungkidul hanya akan menjadi obyek lantas tergilas oleh perkembangan itu.

Konsistensi Sutrisna membangun dunia pendidikan setidaknya telah diwujudkan dengan menghadirkan perguruan tinggi negeri di Gunungkidul. Kampus sekolah vokasi UNY yang saat ini dalam proses pembangunan menjadi salah satu upaya peningkatan SDM masyarakat agar lebih baik.

Ia mengaku, keinginannya ikut tampil dalam kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati Gunungkidul tak lain untuk mencurahkan segala kemampuan serta pengalaman yang selama ini didapat untuk tanah kelahiran tercinta.

Sebagaimana 3 slogan leadership yang dia kenalkan kepada publik, yakni ‘Kadhung Trisna’, ‘Mbangun Bebarengan, Bebarengan Mbangun’, serta ‘Harapan Baru Gunungkidul Maju’.

Kadhung Trisna: saya terlanjur cinta dengan Gunungkidul, sehingga apapun akan saya korbankan demi Gunungkidul yang saya cintai,” jelas Sutrisna menegaskan keinginan kuatnya untuk mengabdi demi bumi Handayani.

Adapun slogan Mbangun Bebarengan, Bebarengan Mbangun yakni bermakna bahwa agar harapan atau cita-cita pembangunan cepat terwujud diperlukan kekompakan antara unsur pemerintah dan masyarakat dalam bekerjasama. Sementara, ‘Harapan Baru Gunungkidul Maju’ dimaksudkan bahwa selalu ada cita-cita baru yang terukur untuk dikejar demi kemajuan Gunungkidul.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Sugiyarto mengungkapkan, Golkar menginginkan bakal calon bupati yang diusung merupakan sosok yang mampu memimpin serta membawa Gunungkidul ke arah kemajuan yang nyata.

“Gunungkidul sekarang memprihatinkan. Kita kalah dengan kabupaten dan kota di DIY,” kata Sugiyarto. (Kandar/ Advetorial)

Komentar

Komentar