SPS Handayani 1 Belajar dan Bermain Bersama Damkar Gunungkidul

oleh -
iklan dispar
Kegiatan SPS Handayani bersama Damkar Gunungkidul di Taman Kota Wonosari. Foto: Hari.
Kegiatan SPS Handayani bersama Damkar Gunungkidul di Taman Kota Wonosari. Foto: Hari.

WONOSARI,(KH)— Pendidikan anak sejak dini sangat penting sebagai bekal anak dalam tumbuh kembangnya . prinsip ini juga diterapkan oleh SPS (Satuan Paud Sejenis) Handayani 1 yang beralamat di Kepek, Wonosari. SPS Handayani 1 mulai mengenalkan tentang Bahaya Api dan juga cara penanganannya yang bekerja sama dengan Damkar (Pemadam Kebakaran) Kabupaten Gunungkidul.

SPS Handayani 1 memang mempunyai agenda kegiatan tahunan untuk anak didiknya. seperti wisata edukasi, pengenalan tumbuhan yang biasanya dilaksanakan di Taman Kota Wonosari, juga seperti yang hari ini dilaksanakan yaitu Pengenalan terhadap anak tentang bahaya api dan kebakaran serta cara penanganan yang benar menurut aturan. Untuk kegiatan hari ini dimulai sejak pagi hari , pengenalan bahaya api dan penanganannya dilaksanakan di halaman Kantor Damkar Gunungkidul.

 Ani Purwaningsih selaku Kepala SPS Handayani 1 mengatakan bahwa kegiatan ini untuk memberi pengetahuan baru pada anak supaya lebih tahu dan mengerti tentang bahaya kebakaran serta cara mengatasinya , selain itu juga untuk memberi pelajaran kepada anak agar bisa lebih berinteraksi dengan anggota Damkar , sambil belajar juga bermain bersama supaya tidak melulu belajar tetapi juga menjadi hiburan tersendiri bagi anak didik.

Setelah dari pagi berlatih dan belajar tentang kebakaran dan penanganannya di halaman Kantor Damkar Gunungkidul , 25 anak didik SPS Handayani 1 diajak naik mobil Damkar Gunungkidul dan berkeliling Wonosari sebentar dan perhentian terakhir di Taman Kota Wonosari , sembari istirahat makan siang di Taman kota Wonosari, anak anak SPS Handayani 1 didampingi para pendidik bermain air yang disemprotkan oleh mobil damkar dari tepi jalan raya depan area Taman Kota Wonosari dengan intensitas ringan sehingga tidak akan membahayakan bagi anak-anak.

“Anak-anak sangat senang dan antusias dengan kegiatan hari ini, ini malah basah basahan dengan air semprotan dari mobil damkar, sambil basah basahan sambil disuapin sama orang tua masing masing walaupun basah tapi orang tua tidak khawatir karena ada pendamping dan bisa mengawasi langsung anak serta sudah membawa ganti pakaian,”tambah Ani. Jum’at (13/3/15)

Diharapkan setelah kegiatan ini anak-anak bisa lebih hati hati dengan api , dan tau apa yang akan dilakukan ketika terjadi kebakaran dilingkungannya dan tahu pihak mana yang harus dihubungi ketika terjadi bencana kebakaran, serta orang tua juga mendapat ilmu baru dan bisa lebih mengawasi anak agar tidak bermain api .Kegiatan wisata edukasi selanjutnya diagendakan akhir tahun , untuk tempatnya belum ditentukan dan akan dirapatkan bersama para orang tua/wali anak. (Hari)

Komentar

Komentar