Sosialisasi Tertib Lalu Lintas dengan Budaya Lokal

oleh -
Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Polres Gunungkidul. Foto: Juju.
iklan dispar
Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Polres Gunungkidul. Foto: Juju.
Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Polres Gunungkidul. Foto: Juju.

WONOSARI, (KH) — Polres Gunungkidul, Sabtu (4/3/2015) menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Operasi Simpatik Progo 2015 ini digelar dengan menggunakan media budaya lokal; wayang orang yang seluruhnya tokoh diperankan oleh anggota polisi.

Kegiatan operasi simpatik digelar di Alun-alun pemkab Gunungkidul atau perempatan depan DPRD Gunungkidul. Selain itu, kegiatan operasi digelar juga di tempat pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Acara yang mengundang perhatian pengguna jalan ini digelar mulai pukul 06.30 – 08.30 WIB.

Dalam melakukan himbauan tertib berlalu lintas, sejumlah polisi baik pria maupun wanita mengenakan busana wayang orang. Mereka melakukan sosialisasi dan himbauan dengan mengunakan Bahasa Jawa, seperti menghidupkan lampu bagi kendaraan roda dua, penggunaan helm yang benar, dan penggunaan sabuk bagi pengendara mobil.

Beberapa anggota Polres Gunungkidul tidak segan berjalan layaknya tokoh wayang, sambil membawa brosur, dan leaflet yang semua tertulis dalam Bahasa Jawa. Pembagian stiker juga dilakukan kepada pengguna jalan.

“Himbauan kita berikan kepada seluruh masyarakat Gunungkidul untuk selalu mematuhi peraturan berlalulintas demi keselamatan bersama,” kata Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Yugi Bayu Hendarto, di sela acara.

Sementara, Kanit Dikyasa Polres Gunungkidul Ipda Jarwanto mengungkapkan, pemilihan penggunakan seni budaya lokal atau kearifan lokal, agar masyarakat mudah memahami sosialisasi. “Tidak hanya mengerti, kita berharap masyarakat bisa memahami arti keselamatan berlalu lintas,” kata dia.

Ia mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini, masyarakat tertib dalam berlalu lintas, sehingga mengurangi angka kecelakaan di Gunung Kidul. Selain itu masyarakat dengan budaya, masyarakat bisa mencintai Polri,” kata dia. (Juju)

Komentar

Komentar