Sistem Barter Masih Ada Di Pasar Tengeran, Karangmojo

oleh -
Suasana Pasar Tengeran, Karangmojo. KH/ Edo
iklan dispar
Suasana Pasar Tengeran, Karangmojo. KH/ Edo
Suasana Pasar Tengeran, Karangmojo. KH/ Edo

KARANGMOJO, (KH)— Pasar Tengeran, merupakan pasar yang berada di Padukuhan Plumbungan, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo. Tepatnya berada di sebelah timur Kantor Kecamatan Karangmojo.

Pasar Tengeran Karangmojo ini masuk dalam Kemantren Pasar Semanu bersama Pasar Wonontoro, Pasar Grogol, Pasar Ngenep, dan Pasar Munggi.

Di pasar ini, baik barang lokal dari Gunungkidul maupun barang dari luar Gunungkidul diperjualbelikan. Dituturkan Lurah Pasar Suranto, ada 183 pedagang aktif yang beroperasi setiap hari. Mereka menempati kios pasar, los pasar, dan pelataran pasar.

“Pedagang paling dominan berasal dari sekitar wilayah Karangmojo sendiri. Tetapi ada juga pedagang yang berasal dari luar Gunungkidul, seperti Cawas dan Klaten,” jelasnya.

Mereka dikenakan biaya sewa kios per hari sebesar Rp 250,00 per meter, los pasar per hari sebesar Rp 200,00 per meter dan plataran pasar dikenakan karcis retribusi Rp.150,00 per hari. Tergantung pada ukuran dan posisinya.

Diketahui, ada berbagai macam barang yang diperjualbelikan di pasar Tengeran Karangmojo ini. Seperti aneka makanan khas, berbagai macam sayuran, aneka aksesoris, aneka alat-alat tradisional, ikan laut, hasil pertanian dan perkebunan seperti; pete, ubi-ubian, nangka, laos, dan talas.

Sementara untuk dagangan jenis makanan olahan atau kuliner, banyak pedagang menjual makanan yang bisa dibilang khas dari Karangmojo yaitu puli tempe dan jenang.

Ditambahkan olehnya, ada keunikan tersendiri dari pasar Tengeran Karangmojo ini, yakni transaksi antara warga petani di sekitar dengan Pedagang masih sering dilakukan dengan sistem barter. (Edo)

Komentar

Komentar