Sholat Id Sambil Jualan Balon Gas

oleh -
iklan dispar

PATUK, kabarhandayani.– Hari kemenangan bagi umat Islam telah tiba. Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa menahan hawa nafsu, kini secara serentak mereka melaksanakan sholat Idul Fitri.
Dengan berbondong-bondong mereka mendatangi tempat-tempat yang telah disiapkan guna melaksanakan sholat Idul Fitri. Nampak terlihat, orang-orang berpakaian rapi seraya menenteng sajadah dan mukena.
Namun, hal lain dilakukan oleh Mugiyono (49) warga Padukuhan Jatikuning, Desa Ngoro-oro, Patuk, Gunungkidul yang hendak melaksanakan sholat id di lapangan Ngoro-oro. Selain sajadah yang ia taruh dipundaknya, nampak puluhan balon gas berwarna-warni ditali dengan benang berada di tangannya.
Sontak sesampainya di lapangan, berbagai macam balon gas dengan bentuk kartun dan hewan ini menjadi rebutan anak-anak. Rupanya, ia memanfaatkan momen sholat Id sembari berjualan balon gas.
“Sekalian sholat Id sambil berjualan. Berangkatnya tadi pagi sekali. Kalau sholatnya sudah mau dimulai ya ditinggal,” ungkapnya seraya memberikan sebuah balon kepada salah satu pembeli pada Senin (28/7/2014).
Lanjut Mugiyono, dari rumah ia membawa sekitar 30 buah balon. Balon tersebut ia jual dengan harga Rp 10.000,00 per buah.
Mugiyono mengaku, ia sudah biasa dan tidak malu berjualan balon gas ketika pelaksanaan sholat Id. Menurutnya, jualannya lebih laku ketika ada keramaian seperti ini.
“Tiap tahun pasti jualan dan pasti habis. Ini juga nyari uang dengan cara halal, untungnya juga lumayan bisa buat jajan anak saya,” ungkapnya seraya tertawa.
Hanya dengan modal pompa udara, balon, benang dan batu yang digunakan sebagai pemberat, ia dapat memperoleh untung Rp 5.000,00 dari tiap-tiap balon. Selain berjualan di tempat tersebut, ia mengaku juga berjualan di tempat-tempat yang ada keramaian seperti pengajian syawalan, hiburan jathilan dan berjualan di tempat wisata. (Mutiya/Hfs)

Komentar

Komentar