Setelah Hampir Satu Bulan, Jenazah TKI, Sunakip Setiawan Akhirnya Tiba

oleh -
Keluarga dan warga Temuireng, Panggang, saat menunggu kedatangan jenazah Sunakip, TKI yang meninggal dunia di kapal nelayan Negara Taiwan. (Sumber: Istimewa)

PANGGANG, (KH),– Jenazah Sunakip Setiawan (22), TKI asal Padukuhan Temuireng II, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang yang sejak tanggal 4 Januari 2021 silam diketahui meninggal dunia di sebuah kapal nelayan Taiwan, akhirnya tiba di rumah duka dini hari tadi.

Jenazah Sunakip tiba, Minggu (31/1/ 2021) sekitar pukul 00.15 WIB. Setelah disemayamkan di rumah duka sebentar, langsung dimakamkan di TPU setempat secara protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Diketahui sebelumnya, Sunakip Setiawan dikabarkan meninggal tanggal 4 Januari 2021,
saat sedang bekerja di sebuah kapal nelayan berkebangsaan Taiwan.

Sunakip Setiawan merupakan anak kedua dari 3 bersaudara dari pasangan Bani dan Wagiyah. Sunakip Setiawan merupakan lulusan SMK Pelayaran Tanjungsari Gunungkidul kemudian ikut penyaluran program sekolah SMK Pelayaran lantas bekerja di Taiwan di kapal pencari ikan laut.

Sunakip dan kedua rekannya yang masih satu dusun, yakni Edi dan Udiyantoro berangkat ke Taiwan sejak bulan Agustus 2019. Sampai dengan saat ini, mereka telah menjalani kontrak kerja sekitar 1 tahun 6 bulan.

Mengenai sebab Kematian Sunakip, berdasar keterangan dalam dokumen yang disertakan oleh petugas Medis dan Kepolisian Taiwan disebut karena sakit pada saat berlayar.

Agen petugas Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) tempat Sunakip dan kedua rekannya dulu disalurkan, PT. Mina Sari Persada yang berada di Jakarta juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak SMK Pelayaran Tanjungsari serta dengan Arif, Dukuh Temuireng II. Melalui salah satu petugasnya, PT. Mina Sari Persada memberikan ucapan belasungkawa kepada keluarga Sunakip.

Almarhum Sunakip Setiyawan sebetulnya mempunyai kontrak kerja selama 2 tahun dan hingga saat ini baru bekerja selama satu setengah tahun.

PJTKI PT. Mina Sari Persada sebagai penyalur tenaga juga memberikan keterangan, rekan Sunakip, Edi dan Udiyantoyoro yang saat ini masih berada di kapal Taiwan akan pulang ke Indonesia setelah menghabiskan sisa kontrak.

Almarhum tiba di bandara Cengakareng Sukarno-Hatta, pada pukul 13.40 WIB dengan menggunakan maskapai Cina Airlines dan langsung diberangkatkan ke rumah duka di Dusun Temuireng II, menggunakan armada ambulan yang difasilitisai dari PJTKI, PT. Mina Sari Persada.

“Kami atas nama Pemerintah Dusun Temuireng, dan atas nama keluarga Almarhum Sunakip mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut membantu proses pemulangan jenazah Almarhum,” ujar Arif, Dukuh Temuireng II, mewakili keluarga Sunakip.

Dengan menggunakan prosedur protokol kesehatan pencegahan Covid-19, jenazah Sunakip setiawan malam itu langsung dimakamkan disaksikan warga dan pemerintah desa setempat. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar