Rekayasa Jalur Satu Arah untuk Wisatawan Pantai

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Beberapa tempat wisata yang ada di Gunungkidul nampaknya akan menjadi tujuan wisatawan pasca lebaran tahun ini. Sudah diketahui, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunungkidul pun menargetkan 300 ribu wisatawan akan masuk ke Gunungkidul.
Lonjakan wisatawan tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan Gunungkidul. Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur wisata, Polres Gunungkidul akan melakukan rekayasa arus lalu lintas.
“Wisatawan dimungkinkan akan banyak menuju pantai. Tentunya berbagai macam kendaraan akan memadati jalan-jalur wisata terutama arah pantai Baron dan sekitarnya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kemacetan, kita akan membuat rekayasa arus lalu lintas. ,” jelas Kasat Lantas M. Faisal Pratama, SIK, HS.
Lanjut Faisal, rekayasa lalu lintas tersebut akan difokuskan pada jalur pantai. Pasalnya, wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul diperkirakan akan banyak yang menuju pantai. Jalan dipastikan ramai kendaraan adalah jalan menuju Pantai Baron.
Untuk itu, akan dibuat jalur satu arah mulai dari Petigaan Mulo, Tanjungsari menuju Pantai Baron dan seterusnya untuk menuju pantai yang lain sehingga arus balik wisatawan diarahkan melewati Tepus. Sementara itu, wisatawan yang hendak menuju pantai sisi barat Gunungkidul seperti Pantai Ngobaran dan sekitarnya dapat mengambil jalur kanan dari pertigaan Gading, Playen.
“Rekayasa 1 arah ini juga dimaksudkan untuk meminimalisir kecekalakaan, terlebih dengan kondisi jalan yang kurang lebar jika bus besar berpapasan akan rawan sekali,” tambahnya.
Untuk membantu wisatawan yang hendak berkunjung, Polres juga menempatkan papan petunjuk lokasi wisata di persimpangan jalan yang ada di Gunungkidul. Selain itu, Polres nantinya juga akan membagikan peta penataan arus jalur wisata berbentuk brosur kepada para pengendara.
“Peta jalur wisata juga ada di Pospam Rest Area Bunder dan TPR pantai. Dengan hal ini diharapkan mampu memberikan kelancaran dan kenyamanan pemudik dan pengnjung wisata termasuk dengan adanya pospam dan pos pantau,” pungkas Faisal. (Mutiya/Hfs)

Komentar

Komentar