Ratusan Aparatur Sipil Negara Gunungkidul Pensiun

oleh -
Ilustrasi. Ist.
Ilustrasi. Ist.

WONOSARI, (KH),– sebanyak 307 Aparatur Sipil Negara ( ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul memasuki masa pensiun, dengan demikian, jumlah pegawai di Kabupaten Gunungkidul berkurang ratusan orang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan, pihaknya terus berupaya memenuhi kekurangan pegawai akibat adanya pensiun. Namun masih adanya moratorium penerimaan ASN menjadi salah satu kendala.

“Tahun ini ada 307 aparatur sipil negara yang memasuki purna tugas kita terus memutar otak untuk menambal kekurangan ini,” kata Sigit kepada wartawan, Rabu, (30 Agustus 2017).

Sigit menjelaskan, dari jumlah ASN yang memasuki masa pensiun, jumlah terbanyak adalah guru SD. Mereka umumnya pensiun dengan golongan 3D ke bawah dan golongan 4A. Pihaknya mengaku untuk posisi guru SD memang kekurangan, beda dengan guru TK dan SMP yang jumlahnya justru mengalami kelebihan.

“Untuk mencukupi kebutuhan ini salah satu cara dengan melakukan penggeseran. Atau mengambil ASN dari daerah lain langlah terakhir ya menggunakan jasa guru tidak tetap (GTT),” ungkapnya.

Sementara Sekteris Daerah Kabupaten Gunungkidul Drajat Ruswandono mengatakan, ASN yang telah memasuki masa pensiun harus tetap produktif dalam mengisi hari tua. Menurutnya seorang mantan aparatur negara hendaknya menyumbangkan fikiran dan tenaga untuk kepentingan masyarakat.

“Banyak cara untuk mengisi hari tua , salah satunya dengan menjadi warga yang bermanfaat ditengah masyarakat,” kata Drajat saat memberikan pembekalan bagi ASN yang telah memasuki masa pensiun di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari. (wibowo)

Komentar

Komentar