Pulang Ke Rumah, Orang Tua Serahkan Kembali Bouali Ke Pihak Lapas

oleh -
Bouali Mekki Ihab, warga binaan Lapas Wonosari bersama Kepala Lapas, Eddy Junaedi. foto: doc. lapas Wonosari.
kadhung tresno
Bouali Mekki Ihab, warga binaan Lapas Wonosari bersama Kepala Lapas, Eddy Junaedi. foto: doc. lapas Wonosari.
Bouali Mekki Ihab, warga binaan Lapas Wonosari bersama Kepala Lapas, Eddy Junaedi. foto: doc. lapas Wonosari.

WONOSARI, (KH)— Sempat membuat repot petugas karena kabur, Bouali Mekki Ihab (17), warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Wonosari akhirnya kembali ditemukan. Diketahui Bouali pulang ke rumahnya di Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta.

Berkat kesigapan petugas Lapas yang dibantu jajaran Polres Gunungkidul Bouali dipastikan kembali meneruskan masa tahanan selama 3 tahun 11 bulan. Kepala Lapas, Eddy Junaedi S. Sos Msi mengatakan, anggotanya melakukan upaya persuasif saat melakukan penjemputan.

“Petugas sejak siang sudah standby di sekitar rumah orang tuanya. Setelah dipastikan pulang pada Rabu, (19/10) petang, Petugas meminta Bouali untuk diserahkan,” terang Eddy.

Tidak berbelit-belit, Orang tua Bouali dapat diajak bekerjasama, mereka menyerahkan secara baik-baik anaknya untuk kembali di bawa petugas ke Lapas Wonosari.

Sementara itu, ditanya mengenai alasan melarikan diri, Eddy mengutarakan bahwa napi yang terlibat kasus pembunuhan tersebut mengaku kangen dengan teman-temannya.

“Sebelum dijemput, ia memang lebih dulu bersama orang tuanya, secara umum tidak ada kesulitan berarti untuk membawa kembali remaja keturunan Maroko ini,” imbuh Eddy.

Untuk diketahui, sebelumnya warga binaan Lapas Wonosari tersebut melarikan diri saat mengikuti kegiatan bakti sosial di komplek halaman Masjid Al Ikhlas Wonosari.

Ia memanfaatkan situasi dan sedikit kelengahan petugas pada kegiatan peringatan ulang tahun Kemenkumham tersebut lalu pergi menuju Yogyakarta dengan diantar oleh tukang ojek. (Kandar)

Komentar

Komentar