Proggres Vaksinasi di Gunungkidul Stagnan

oleh -
Vaksinasi
Pelaksanaan vaksinasi kerjasama Dinkes Gunungkidul dengan BIN DIY. (KH)
ucapan natal pemkab

WONOSARI, (KH),– Proggres vaksinasi di Gunungkidul mengalami stagnasi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul pun pesimis target dapat diselesaikan akhir tahun ini.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan, ada beberapa faktor yang menyebabkan perlambatan vaksinasi tersebut, diantaranya, warga yang tercecer dari tindakan vaksinasi karena jarak rumahnya jauh dari fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi.

“Terlebih kelompok lansia, jika tidak ada yang mengantar tentu sulit mendapatkan tindakan vaksinasi,” kata dia ketika ditemui di kantornya, Jumat (9/12/2021).

Dewi mengungkapkan, capaian vaksinasi di Gunungkidul hingga saat ini berkisar diangka 82 persen. Prosentase capaian tersebut tidak meningkat signifikan pada awal Desember ini.

“Bebeapa wilayah yang rendah capaian vaksinasinya ada di Kapanewon Semanu, Semin, Karangmojo, Saptosari, dan Tepus. Daerah-daerah tersebut memang cakupan wilayahnya luas,” imbuh Dewi.

Melihat lambatnya laju vaksinasi di Gunungkidul, Badan Intelijen Negara (BIN) DIY tergerak turut serta melakukan upaya percepatan.

Perwakilan BIN DIY, Eko Susilo menyampaikan, BIN berusaha memobilisasi masyarakat yang tercecer tindakan vaksinasi. Gerakan yang dilakukan dengan mendekatkan lokasi vaksinasi ke pemukiman warga.

BIN akan menggelar vaksinasi massal di kapanewon yang capaiannya masih rendah. Ada 6 wilayah kapanewon yang ingin disasar berdasar prioritas rendahnya capaian vaksinasi.

“Programnya Sasar Sisir vaksinasi. Kami akan jemput warga menggunakan bus jika terkendala saat hendak hadir di lokasi vaksinasi,” terang Eko.

Dia berharap, kuota 3000 dosis yang disiapkan dapat diseselasikan hingga akhir Desember 2021. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar