Petani Mulai Panen Tanaman Marengan

oleh -
Proses mengupas kacang hijau. Foto : Atmaja.
iklan dispar
Proses mengupas kacang hijau. Foto : Atmaja.
Proses mengupas kacang hijau. Foto : Atmaja.

PALIYAN,(KH) — Sebagian petani sudah mulai membawa hasil panen musim tanam II (MT II). Hasil panenan pada MT II kali ini lebih baik dari pada MT II tahun lalu.

Marsilah, salah satu petani asal desa Sodo mengungkapkan, pada MT II ini ia menanam kacang hijau dan kacang tanah. Menurutnya panen yang didapat dari ke dua tanaman tersebut cukup memuaskan.

“Tanaman tumbuh subur, karena curah hujan yang stabil saat musim tanam beberapa waktu lalu,” katanya, Sabtu (09/05/2015).

Dengan bermodalkan benih 2 kilogram seharga Rp 45 ribu pada MT II kali ini, ia mendapatkan hasil panen sekitar 60-65 kilogram. Kacang hijau yang sudah dipetik dan dijemur 1 hari, lalu dilakukan proses pengupasan dengan cara di pukul ataupun diinjak.

“Kacang hijau yang sudah dibersihkan akan dijual ke pasar Sodo maupun Paliyan. Harga perkilogramnya bervariasi antara Rp 15 – 19 ribu per kilogramnya tergantung kualitas kacang hijau yang dijual,” imbuh Marsilah.

Untuk kacang tanah, sebagian petani baru memulainya dengan proses pencabutan tanaman. Intensitas hujan yang masih sering turun menjadi keuntungan tersendiri bagi petani. Pasalnya tanah tetap gembur yang membuat proses pencabutan menjadi lebih mudah.

Seperti yang dilakukan Sapto utomo petani asal desa Giring yang saat ini sedang sibuk memanen kacang tanah. Berbeda dengan Marsilah, Sapto tidak pernah membeli benih kacang saat musim tanam.

Ia menyisihkan sebagian kacang yang berkualitas untuk ditanam kembali saat musim tanam tiba. “Panen musim marengan kali ini cukup baik. Isi dari tanaman Kacangnya lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ucap Sapto. (Atmaja)

Komentar

Komentar