Pernah Jadi Tukang Rongsok, Surya Kini Kelola Jasa Angkutan Wisata

oleh -
Wijaya Trans Gunungkidul. Foto: istimewa.

Meskipun tergolong sebagai pemain baru bisnis transportasi wisata, Surya telah berusaha menerapkan prinsip memberi pelayanan terbaik. Ia tetap tersenyum dan ramah meski menghadapi berbagai watak dan karakter pelanggan. Ia memiliki harapan, ke depan bisa semakin maju, bisa menambah unit sendiri. Untuk saat ini, ia pun sudah bisa melayani order untuk semua jenis kendaraan mulai unit kendaraan kecil sampai big-bus. Untuk itu ia telah membangun komitmen kerja sama dengan para mitra pemilik armada, baik lokal Gunungkidul maupun Jogja.

Untuk tetap bisa amanah menjalankan usaha jasa transportasi wisata, Surya ternyata terinspirasi dari semangat kerja almarhum bapaknya. Menurut Surya, bapaknya bukanlah siapa-siapa, bukan orang kaya, apalagi berpendidikan tinggi. Surya berusaha meneladani bapaknya yang bermodal ulet, jujur, tak mengenal kata gengsi toh mampu menjalani hidup. Untuk mengenang spirit perjuangan orang tuanya, Surya menanamkan semboyan “Anti Gengsi” dalam berbisnis.

Surya mengaku, dirinya semakin mantap menjalankan bisnis berkat dukungan rekan-rekan dan sanak keluarganya. Dukungan promosi “dari mulut ke mulut” ternyata menjadi kekuatan utama kelancaran pesanan dari para pelanggan lama dan baru bisnisnya. Ia juga mengaku, kerja sama dengan sesama pelaku bisnis terjalin dengan modal utama kepercayaan, saling menjaga nama baik.

“Untuk saat ini ada beberapa pelaku bisnis wisata dari Jogja yang sudah berkomitmen untuk berkerja bersama-sama, saling mendukung kesiapan untuk segala jenis kendaraan yang dibutuhkan dalam melayani orderan yang tidak ter-cover oleh armada saya,” terang Surya.

Dari pengalaman yang dijalani, Surya juga mengakui, bisnis transportasi wisata yang dirintisnya ini diawali dari nol. Seiring jalannya waktu, permintaan jasa charteran mulai ajeg berdatangan. Dalam sebulan, 1 unit medium busnya dicharter kurang lebih 20 trip perjalanan.

“Dari bulan pertama ngangsur belum pernah sekalipun nombok mas. Puji konjuk Gusti tenan niki…. Pernah saya kewalahan menerima order trip, sehingga saya oper ke mitra lainnya, karena benturan jadwal dengan unit bus saya,” terangnya.

Bagi Surya, pengalaman yang paling menarik menjalankan bisnis charteran wisata adalah adanya biro perjalanan wisata di Jogja yang fanatik. Mereka menyewa unit bus sekaligus request driver harus dirinya sendiri. Bagi Surya, permintaan itu adalah kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan. “Mereka sampai bilang kalau unit bus bukan saya bawa sendiri akan cari charteran lainnya,” ujar Surya.

Dibalik pengalaman menyenangkan, dalam menjalankan bisnis carteran bus ini juga pernah menemui pengalaman menyedihkan. “Kalau pengalaman pahit ditipu broker begitu job selesai duit gak dibayar itu pernah beberapa kali saya alami. Saya juga pernah dapat order palsu, waktu itu saya akui kurang perhitungan. Saya belum kenal, tetapi sudah berani jalan tanpa DP. Sampai di lokasi penjemputan, tak ada yang pesan bis atas nama penelepon. Sepertinya saya dikerjai orang,” ungkapnya.

Surya mengaku, berbagai pengalaman buruk tersebut tidak membuatnya surut. Menurutnya, justru menjadi tantangan untuk terus semangat berusaha. Karena itu, dirinya tidak merasa jengkel apabila ada pelanggan atau tamu yang marah karena merasa kurang mendapatkan pelayanan terbaik dari dirinya.

Ragam permintaan charteran jasa angkutan ternyata cukup beragam. Ada charteran wisata di wilayah Gunungkidul, wisata Kota Yogya dan sekitarnya, ada wisata ke berbagai luar kota seperti Solo, Semarang, Malang, dan Jakarta. Diluar charteran wisata, Surya juga melayani charteran untuk aneka keperluan, seperti: ziarah, study tour, kuliah lapangan, jagong manten, bahkan sampai pelayatan. Untuk mendukung aneka permintaan dan kebutuhan resmi perkantoran, Surya juga telah memantapkan kelengkapan administrasi dan perpajakan. Ia melengkapi diri dengan perusahaan komanditer bernama CV Wijaya Trans Gunungkidul sebagai badan usahanya. Rumahnya di Dusun Kulwo RT 02/09, Desa Bejiharjo, Karangmojo ia gunakan sebagai alamat domisili usahanya.

“Jadi, bagi teman-teman dan para mitra yang memerlukan administrasi lengkap, usaha kami sudah memenuhi persyaratan administrasi perusahaan, dan dijamin beres urusan perpajakannya,” ungkap Surya.

Ketika ditanya apa yang membuat dirinya melecut sepenuh hati menjalankan usahanya, Surya mengungkapkan, dirinya secara tidak sengaja pernah mendengar seseorang yang meledeknya sewaktu pertama memulai usaha. “Gur Surya wae, arep tekan kapan?” Ia mengaku, ejekan ini benar-benar belum hilang sampai sekarang.

“Ini pertandingan pribadi saya, dan saya ingin membuktikan, orang rendahan seperti saya juga mampu memenangkan pertandingan,” tutupnya. (Tugi).

***

Pembaca yang membutuhkan jasa transportasi carteran dapat menghubungi Surya, CV Wijaya Trans Gunungkidul di nomor telpon/WA 081285524140.

Komentar

Komentar