Peringati Hari Jadi ke-75, Kalurahan Bejiharjo Gelar Donor Darah

oleh -
Bejiharjo
Donor darah menyambut hari jadi Kalurahan Bejiharjo (KH)

KARANGMOJO, (KH),— Memperingati hari jadi ke 75, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul menggelar beberapa kegiatan. Rangkaian agenda puncak peringatan setidaknya berlangsung selama 2 hari.

“Hari ini berlangsung donor darah, nanti malam gelar potensi seni budaya Kalurahan Bejiharjo. Dari 20 padukuhan, masing-masing menampilkan 1 kesenian,” kata Pj Lurah Bejiharjo, Sakimin, Kamis (10/6/2021).

Adapun pentas seni yang digelar di depan balai kalurahan disiarkan secara live streaming melalui kanal youtube milik kalurahan. Hal tersebut mengingat saat ini masih berada dalam situasi pandemi COVID-19.

Sakimin menambahkan, donor darah menjadi salah satu agenda yang dipilih guna membantu ketersediaan stok darah di PMI Gunungkidul.

“Dari 28 pendaftar peserta donor darah, ada 21 warga yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya,” kata Sakimin.

Pihaknya melanjutkan, jajaran pemerintah kalurahan juga menggelar anjangsana ke kediaman mantan lurah. Berikutnya, juga melaksanakan ziarah ke makam mantan lurah yang telah meninggal dunia.

Besok (11/6), sambung Sakimin, agenda peringatan dilanjutkan dengan upacara peringatan. Namun, sebelumnya, tepatnya pada pukul 06.00 WIB pagi seluruh warga Bejiharjo serentak akan memukul kentongan sebagai penanda hari lahirnya kalurahan.

Disinggung mengenai perkembangan Bejiharjo secara umun, Sakimin mengungkapkan, kesejahteraan warga Bejiharjo semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kesejahteraan sosial, disebut tak lepas dari geliat sektor wisata. Seperti diketahui, Gua Pindul menjadi destinasi primadona yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

“Lantas sektor pertanian juga meningkat. Saat ini tak sebatas menanam Palawija, tetapi warga telah mengembangkan tanaman hortikuktura,” terang Sakimin.

Sementara itu, Wakil Kepala PMI Gunungkidul, Bahron Rasyid menyambut baik kegiatan sosial donor darah yang dilaksanakan Kalurahan Bejiharjo dalam rangka menyambut momentum hari jadi.

“Stok darah selama pandemi sering kekurangan. Solusinya meminta bantuan PMI dari kabupaten lain. Diantaranya juga meminta ‘donor pengganti’ yakni meminta donor darah dari saudara yang membutuhkan darah,” kata Bahron.

Kekurangan darah, lanjut dia, salah satunya karena ketakutan warga melalukan donor darah karena masih berada dalam situasi pandemi COVID-19.

Maka, upaya penggalakan kegiatan donor darah kembali digaungkan. Setidaknya dua bulan belakangan ini sudah dilakukan yang dimulai oleh jajaran TNI dan Polri.

“Maka kami berharap banyak, berbagai kegiatan sosial masyarakat diisi dengan donor darah. Beberapa waktu lalu sempat digelar pada kegaiatan pengajian dan kegaiatan Gereja. Bahkan kalau bisa, berbagai agenda sosial masyarakat misalnya resepsi pengantin juga diisi donor darah. Tentu itu merupakan terobosan yang baik,” papar Bahron. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar