Pencuri 92 Pohon Jati Dihukum 1 Tahun 9 Bulan Penjara

oleh -
Pembacaan vonis. Foto : Sarwo
iklan dispar
Pembacaan vonis. Foto : Sarwo
Pembacaan vonis. Foto : Sarwo

WONOSARI, (KH) — Warga Pugeran Karangdowo Klaten, Parno Diharjo (63), Kamis (09/04/2015) dihukum 1 tahun 6 bulan serta membayar ongkos perkara Rp 2.000,- oleh Majelis Hakim PN Wonosari yang diketuai Kurnia Sari Alkas, SH, dibantu Hakim Anggota¬† Alfa Ekotomo, SH. MH dan Nataline Setyowati SH. MH.

Dalam amar putusannya majelis menyatakan terdakwa Parno Diharjo (63) terbukti bersalah melanggar pasal 362 KUHP, yaitu melakukan pencurian 92 pohon jati milik Hj. Sunarsini dan H. Suwardi warga Bedoyo Kidul Kecamatan Ponjong, yang ada di wilayah Rongkop.

Dalam perjanjian tertulis di atas kertas bermeterai, terdakwa Parno Diharjo sanggup mengembalikan titipan uang sebesar Rp 115 juta dari hasil penjualan kayu jati. Titipan uang akan diserahkan kepada Hj. Sunarsini dengan jangka waktu 19 hari terhitung dari 16 September 2014. Setelah ditunggu sampai 4 bulan terdakwa Parnodiharjo tak mengembalikan uang Rp 115 juta.

Dalam persidangan, Parno hanya mengakui menjual 12 pohon jati dengan harga Rp 16 juta. Penebangan pohon jati lainnya laku Rp 10 juta, sehingga Parno menikmati uang Rp 26 juta yang habis untuk keperluan keluarga.

Yang memberatkan, terdakwa menebang pohon jati milik Hj Sunarsini tanpa ijin, dan tidak memenuhi janji membayar kesepakatan membayar Rp 115 juta, padahal tanah dan pohon jati pernah ditawar Rp 97 juta. Dengan pencurian kayu jati Hj. Sunaryati mengalami kerugian Rp 97 juta.

Yang meringankan, terdakwa sopan, mengakui bersalah dan memberikan keterangan tidak berbelit-belit. Majelis menghukum terdakwa Parno Diharjo dengan hukuman 1 tahun 9 bulan penjara, potong masa tahanan dan membayar ongkos perkara Rp 2.000,-. Hukuman lebih berat 6 bulan dari tuntutan jaksa Yopi Suhanda SH yang menuntut Parno hukuman 1 tahun 3 bulan. Dengan putusan itu Parno menerima dan jaksa Yopi juga menyatakan menerima.

Diluar sidang, Hj. Sunarsini masih mengharapkan tersangka lain ditangkap. Tarjo warga Karangelo Pracimantoro, yang diperintah Parno menebang kayu jati dengan 8 tenaga kerja, dan pembeli kayu hasil curian masih bebas. (Sarwo)

Komentar

Komentar