Pasar Playen, Pusat Sayur Dan Sembako

oleh -
Suasana Pasar Playen, Foto: KH/ edo
iklan dispar
Suasana Pasar Playen, Foto: KH/ edo
Suasana Pasar Playen, Foto: KH/ edo

PLAYEN, (KH)— Pasar playen merupakan pasar tradisional terbesar di kecamatan playen, letaknya berada di dekat kantor kecamatan playen. Pasar ini memiliki luas keseluruhan 1.720 meter.

Di pasar inilah distribusi barang, jasa, dan hasil pertanian terkumpul dan menyebar kepada para penjual dan pembeli dari berbagai wilayah di Gunungkidul. Secara pengelolaan pasar ini masuk ke dalam kemantren playen bersama pasar hewan Ngawu dan pasar hewan Siyono harjo.

Disampaikan Lurah pasar Supriyanto (55), ada 370 pedagang yang beroperasi setiap hari. Mereka menempati kios dan los pasar, lalu sisanya bertempat di plataran pasar.

“Pedagang paling dominan berasal dari  Gunungkidul , lainnya berasal dari Bantul, Klaten, dan Boyolali,” Ujarnya, Kamis, (7/1/2016).

Para pedagang, jelasnya, di kenakan biaya sewa kios dan los pasar dengan retribusi per hari antara Rp. 3.000,00 sampai Rp. 3.500,00, tergantung pada posisi lokasi dan ukurannya.

Diketahui, ada berbagai jenis dagangan yang ada di pasar playen seperti sayuran ,aneka aksesoris, makanan, buah-buahan, aneka konveksi, dan aneka elektronik, dan lainnya.

Supriyanto menambahkan, komoditas dagangan terbanyak di pasar playen adalah jenis sayuran dan sembako. Barang dagangan tersebut sebagian berasal dari Gunungkidul.

Untuk jenis sayuran yang diperjual belikan berasal dari petani lokal playen dan sebagian berasal dari berbagai wilayah di luar Gunungkidul seperti Bantul dan Klaten.

“Contoh sayuran yang berasal dari petani lokal yaitu kangkung, daun kates, kacang panjang dan ubi. Sayuran yang berasal dari luar wilayah Gunungkidul yaitu kobis, wortel, sawi, kol, dan lain-lain. (Edo)

Komentar

Komentar