Pantai Butuh Yang Menawan

oleh -
Suasana Pantai Mbutuh, Saptosari, Foto: KH/ Edo
iklan dispar
Suasana Pantai Butuh, Saptosari, Foto: KH/ Edo
Suasana Pantai Butuh, Saptosari, Foto: KH/ Edo

SAPTOSARI, (KH) — Seperti tidak ada habisnya membicarakan Gunungkidul dengan wisata pantainya. Satu dari sekian banyak pantai dan tergolong belum begitu populer adalah Pantai Butuh yang terletak di Padukuhan Bedalo, Desa Krambil Sawit, Kecamatan Saptosari.

Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang bersih disertai deburan ombak dengan airnya yang jernih merupakan sajian bagi wisatawan yang menginjakkan kaki di Pantai Butuh ini. Pada waktu tertentu/ hari libur saja pantai ini dikunjungi.

“Dulu waktu libur lebaran banyak sekali yang mengunjungi, akan tetapi hari-hari biasa tidak begitu banyak,” Ungkap Sutimin (40) salah satu tukang parkir.

Untuk mengunjungi Pantai Butuh ini diperlukan perjalanan sekitar 5 kilometer dari jalan raya yang membelah perbukitan karst dengan kondisi jalan yang cukup sempit serta berkelok-kelok.

Terlepas dari akses jalan yang belum memadai tersebut, setelah sampai di Pantai Butuh akan terbayarkan dengan pemandangan pantai yang masih alami serta air laut yang jernih akan menyejukkan pandangan mata.

Pantai Butuh ini memang tidak memiliki garis pantai yang panjang. Selain berwisata, apabila pengunjung menghendaki, dapat melaksanakan kegiatan camping di pantai hanya dengan membayar retribusi tiket masuk seharga Rp.10.000 per orang dan biaya parkir motor seharga Rp.2.000,00.

Pantai Butuh ini berada di sebelah barat Pantai Ngeden. Untuk mencapai lokasi pantai Butuh ini dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dari pusat pemerintahan kabupaten Gunungkidul.

Dari Wonosari arahkan kendaraan ke jalur Playen Paliyan. Lalu mengikuti jalur Paliyan-Saptosari, berada di Saptosari silahkan menuju Desa Krambil Sawit, lantas sebelum sampai di pantai Ngeden ada pertigaan lagi lalu belok ke kanan, karena pantai Butuh ini berada di sebelah barat pantai Ngeden.

Selama perjalanan anda akan menjumpai jalanan naik turun serta bekelok, udara sejuk cukup terasa menyertai perjalanan. Pemandangan bentangan bukit-bukit karst serta ladang milik warga sekitar juga akan menambah indahnya suasana perjalanan. (Edo)

Komentar

Komentar