Nyaris Dimasa, SA Diboyong ke Kantor Polisi

oleh -
Proses pemeriksaan SA . Foto : Andri
kadhung tresno
Proses pemeriksaan SA . Foto : Andri
Proses pemeriksaan SA . Foto : Andri

Wonosari, (KH) — Keberuntungan nampaknya belum berpihak pada SA (45), warga Tawarsari, Wonosari. Di saat umat muslim lainnya sibuk menyiapkan diri untuk menyambut hari lebaran, SA saat ini harus berurusan dengan pihak kepolisian, lantaran tertangkap basah saat mencopet di Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (08/07/2015).

SA yang merupakan seorang ibu rumah tangga dengan anak yang tengah menempuh pendidikan sekolah menengah pertama ini, saat dilaporkan ke Polres Gunungkidul belum mau mengakui, bahwa ia sengaja mengambil dompet sejumlah pedagang di Pasar Argosari. Namun saat digeledah, ternyata di dompetnya terdapat tujuh Kartu Tanda Penduduk para korbannya. Lantaran emosi, sejumlah pedagang langsung memboyong SA ke Mapolres setempat menggunakan becak.

Salah satu pelapor, Sutarti, mengaku sangat yakin, bahwa yang mengambil tasnya yang berisi uang tersebut ialah, SA. Hal ini, lantaran hanya SA yang berada di kiosnya dan berpura-pura untuk membeli gamis.

“Saya sangat yakin dia, ternyata setelah digeledah, benar ada dompet saya dibawa. Ia menaruh dompet saya di celana bagian dalam. Nyaris saja dia dimasa,” ucapnya usai melakukan laporan di SPKT Polres Gunungkidul.

Sementara, bersama pelaku, pihak kepolisian menyita uang sebanyak Rp. 2.695.800,-, tujuh KTP, dua cincin dan satu pasang anting-anting.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.(Andri)

Komentar

Komentar