Musim Panen Tiba, Harga Kacang Tanah Tidak Stabil

oleh -
iklan dispar

TANJUNGSARI, kabarhandayani.– Seperti tahun-tahun sebelumnya, di saat musim panen tiba harga kacang tanah di pasaran selalu menunjukkan kelabilan. Seperti yang terjadi di pasar tradisional Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari harga kacang tanah selalu mengalami pasang surut meski dalam hitungan hari.

Hal ini diakui tengkulak berbagai hasil pertanian di pasar-pasar tradisional, Wasiruh yang menurutnya dalam beberapa hari terakhir memasuki musim panen, harga kacang pernah jatuh pada harga dibawah Rp 2.000,00. 

“Harga kacang memang tidak pernah stabil, kadang-kadang naik kadang-kadang juga turun, bahkan antara pagi dan sore bisa juga terjadi perubahan harga,” jelasnya, Rabu (4/6/2014).

Harga kacang tanah memang bervariasi tergantung kualitasnya. Saat ini harga kacang tanah, lanjut Wasiruh, untuk kualitas bagus bisa mencapai Rp 6.500,00 dan untuk kualitas jelek cuma berkisar Rp 3.000,00.

Cepatnya perubahan harga kacang di pasar tradisional sempat membuat petani kecil kecewa. Sumiran, salah satu penjual kacang tanah di pasar tradisional Desa Kemadang mengungkapkan perubahan harga semacam ini memang selalu terjadi tiap panen tiba.

“Saya sudah nggak kaget dengan harga seperti ini. Tiap tahun memang selalu begini. Mau dijual ke Wonosari hasil kacang saya cuma sedikit, bisa-bisa malah nombok ongkos. Tapi kita bisa apa coba, perubahan harga seperti ini misalkan hanya permainan para pembeli dan tengkulak sebenarnya kita juga nggak tahu,” jelasnya. (Sumaryanto/Hfs)

Komentar

Komentar