Musibah Batu Ambrol: Pagi Ini Polisi Lakukan Sterilisasi Lokasi

oleh -
Salah satu truk yang tertimpa material longsor di kawasan tambang batu Padukuhan Jentir, Desa Sambirejo, Ngawen. foto: istimewa.
iklan dispar
Salah satu truk yang tertimpa material longsor di kawasan tambang batu Padukuhan Jentir, Desa Sambirejo, Ngawen. foto: istimewa.

NGAWEN, (KH)— Kepolisian Resort Kabupaten bergerak cepat melakukan Sterilisasi di lokasi runtuhnya batu akibat penambangan yang terjadidi Padukuhan Jentir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen.

Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Nugrah Trihadi mengatakan mulai Sabtu pagi (4/3/2017), pihaknya akan melakukan sterilisasi dengan pemasangan garis polisi di lokasi kejadian. Radius Sterilisasi akan diperluas sehingga masyarakat tidak dapat masuk diarea untuk memperlancar evakuasi.

“Kepolisian mulai pagi ini akan melakukan sterilisasi, selama proses evakuasi kita berharap masyarakat tidak mendekat karena masih ada batu yang diduga masih labil,” terang kapolres dalam koordinasi bersama BPBD, di balai padukuhan Jentir Jumat, Malam ( 3/3/2017).

Kapolres berharap dengan area sterilisasi yang diperluas proses evakuasi dua korban yang diduga tertimbun material batu besar dapat berjalan dengan lancar. Proses sterilisasi kawasan tersebut akan dilakukan hingga radius 400 meter dari lokasi bencana.

“Masyarakat nanti yang akan melihat proses evakuasi harus berada di radius sekitar 400 meter karena garis polisi nanti akan kita pasang di jalan raya,” terangnya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Budi Harjo mengatakan, proses evakuasi terhadap korban longsor akan dilakukan setelah semua pemetaan keamanan dilakukan. Pemetaan dilakukan untuk mengantisipasi susulan longsornya batu.

“Kita petakan baru kita evakuasi, jangan sampai kita yang tengah melakukan evakuasi menjadi korban evakuasi,” tegasnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar