Muncul Klaster Hajatan di Nglipar, Hari ini Pasien COVID-19 Tambah 136

oleh -
tracing
Tracing dan tes PCR dilakukan di Kapanewon Tepus. (dok. Kapanewon Tepus)

GUNUNGKIDUL, (KH), — Seperti tak terkendali. Jumlah warga terpapar COVID-19 di Gunungkidul selalu bertambah dari hari ke hari belakangan ini. Laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Selasa (15/6/2021), ada penambahan pasien COVID-19 sebanyak 136 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty menyebutkan, penambahan kasus tersebut selain dari klaster sebelumnya,  juga terdapat penambahan dari klaster baru. Klaster penularan baru yang muncul lagi-lagi berasal dari pelaksanaan hajatan warga.

“Ada klaster hajatan lagi berasal dari Kapanewon Nglipar. Pasien COVID-19 dalam perawatan sekarang menjadi 686 orang,” kata Dewi.

Saat ini, pihaknya mengaku belum mampu menghitung rinci angka-angka penambahan kasus pada tiap klaster.

Dengan tingginya jumlah pasien dirawat, secara otomatis penggunaan ruang isolasi atau perawatan bagi pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan mengalami peningkatan.

“Biasanya ruang isolasi terpakai antara 20 sampai dengan 30 persen dari total yang tersedia. Sekarang tingkat bed occupancy mencapai 65 persen,” terang Dewi.

Jika kemungkinan terburuk, ruang isolasi di rumah sakit semakin penuh, maka akan ada skenario darurat  penambahan bed guna ruang perawatan.

Adapun akumulasi kasus COVID-19 di Gunungkidul hingga hari ini menembus 3861 kasus. Jumlah pasien sembuh sebanyak 3000 orang.

“Pasien meninggal dunia terkonfirmasi positif COVID-19 tambah 3, sehingga totalnya menjadi 175,” tukas dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar