Masyarakat Gunungkidul Galang Dukungan Pilkada Langsung

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, (KH) — Masyarakat Gunungkidul melakukan penggalangan dukungan agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) tetap dilakukan secara langsung. Perwujudan penggalangan dukungan tidak dilakukan dengan demo, melainkan dilakukan dengan selembar pernyataan yang dilengkapi dengan foto kopi KTP.
Mustofa, salah satu koodinator penggalangan dukungan Pilkada langsung wilayah Kecamatan Wonosari mengungkapkan, aksi yang dilakukan ini, untuk memberikan bukti bahwa masyarakat menghendaki adanya kebebasan dalam menentukan pilihan kepala daerah dan bukan dilakukan oleh DPRD.
Mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Wonosari ini juga mengungkapkan, Pilkada lewat DPRD dirasa bukanlah sesuatu yang tepat di era reformasi ini. Meski saat ini Perppu Nomor 1 Tahun 2014 dan Perppu Nomor 2 Tahun 2014 yang menyatakan Pilkada tetap dilakukan secara langsung telah diberlakukan, namun aksi dukungan ini, menurut Mustofa, harus tetap dilakukan agar para wakil rakyat mengetahui aspirasi masyarakat bawah.
“Nanti, aspirasi tentang dukungan Pilkada langsung  akan diberikan melalui Panwaslu dan Bawaslu. Kemudian, biar Bawaslu yang menyampaikan aspirasi ini ke pusat,” ucapnya, Rabu (15/10/2014).
Perlu diketahui, Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang telah ditandatangani oleh Presiden SBY,  Presiden menekankan, sekaligus mencabut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang mengatur bahwa kepala daerah dipilih oleh DPRD. Kemudian, Perppu Nomor 2 Tahun 2014 mengatur tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Perppu ini nantinya akan jadi UU jika disetujui dan disahkan oleh DPR. Jika ditolak, dapat menyebabkan kevakuman hukum karena tidak ada aturan yang mengatur soal Pilkada.
Dengan aksi penggalangan dukungan Pilkada langsung ini diharapkan Perppu tersebut dapat disetujui oleh DPR sehingga dapat disahkan menjadi UU.
“Kita berusaha menyampaikan aspirasi masyarakat, bahwa masyarakat masih menghendaki Pilkada langsung. Penggalangan dukungan ini terjadi di semua kecamatan di Gunungkidul,” pungkas Mustofa.(Maryanto/Tty)

Komentar

Komentar