Desa Candirejo Kec. Semin Mulai Krisis Air

oleh -
kadhung tresno

SEMIN, (KH) — Desa Candirejo, Kecamatan Semin Gunungkidul, mulai krisis air bersih. Sumur yang biasa dimanfaatkan airnya, kini mulai kering. Kendati demikian warga belum membeli tangki air dari pihak swasta.
Camat Semin, Huntoro P. W mengatakan, di Desa Candirejo ada sekitar 1497 kepala keluarga (KK) atau 7068 jiwa. Akibat musim kemarau yang berkepanjangan, 400 warga yang berada di perbatasan Weru, Sukoharjo (Candirejo utara) mulai kesulitan air bersih.
“Warga mulai merasakan krisis air bersih, tetapi belum parah, masih bisa diatasi,”katanya seusai menghadiri penilaian lomba Paud, Rabu (15/10/2014).
Huntoro menjelaskan, di Kecamatan Semin terdapat 10 desa dengan jumlah penduduk 53.232 jiwa. Kecamatan Semin merupakan desa desa swasembada dengan mayoritas penduduk yang menekuni pertanian yakni berjumlah 15.220 orang.
Dari 10 desa yang ada, lanjut Huntoro, hanya ada 1 desa yang kekurangan air bersih. “Memang keadaan Desa Candirejo yang berbatasan langsung dengan Weru, Sukoharjo berada di daerah bebatuan tandus layaknya daerah selatan,”ungkapnya.Huntoro mengungkapkan, masalah krisis air bersih di Kecamatan Semin kini mulai dapat teratasi dengan banyaknya sumur bur bantuan dari pemerintah. Selain itu Pipa-pipa PDAM juga mulai banyak masuk di wilayah Semin.
“PDAM sudah masuk, tetapi memang debit airnya belum maksimal, saat ini warga masih bergantian untuk mendapatkan air melalui PDAM,”ucapnya.
Huntoro menambahkan, meski 400 warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih, namun belum ada masyarakat yang minta droping air kepada Kecamatan. Menurutnya, warga masih mampu mencukupi kebutuhan air dengan memanfaatkan sumur yang mulai kering.
“Jika memang kekeringan sudah parah, daerah Candirejo lansung ditangani oleh Dinas terkait, karena kita memang belum mempunyai tangki air untuk menyuplai air bersih,”pungkasnya. (Juju/Tty)

Komentar

Komentar