Tulang Manusia Diduga Dari Zaman Klasik

oleh -
iklan dispar

PLAYEN,(KH) — Tulang belulang dan senjata yang menyerupai kujang yang ditemukan warga Kepek, Banyusuco, Playen beberapa hari lalu diduga kuat merupakan peninggalan zaman Hindu atau dikenal dengan Zaman Klasik.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarya meneliti salah satu bahan yang menjadi acuan awal penelitian, yakni ditemukannya bentuk gigi yang lebih besar dari ukuran normal manusia. Selain itu, senjata yang berjenis kujang yang ditemukan sudah terbuat dari logam.
Salah satu petugas BPCB Yogyakarta ,Supardi menerangkan, setelah temuan tulang dirangkai, diketahui bukan dari dua orang. Dari kondisi gigi yang utuh dengan ukuran yang lebih besar ,petugas menilai kemungkinan bukan masuk zaman prajarah namun zaman klasik.
“Temuan ini merupakan tubuh manusia yang tertimbun cukup lama,  kita belum bisa memastikan berapa tahun lamanya. Saat ini terus kita teliti lebih lanjut,” katanya, Kamis (16/10/2014).
Untuk melakukan penelitian, BPCB Yogyakarta mengaku akan membawa tulang ke laboratorium, dengan demikian akan diketahui umur tulang tersebut.
Sementara Kepala Desa Banyusuco, Sutiyono tidak menyangka akan ditemukan tulang manusia kuno di area hutan negara. Dia berharap BPCB bisa memberi penjelasan, sehingga penemuan sejarah ini akan menjadi catatan besar.
“Kalau memang benar temuan tulang tersebut dari zaman klasik, bisa diartikan daerah Banyusuco memang daerah yang subur, karena biasanya orang dulu mencari daerah yang subur untuk bermukim,” ucapnya.
Dari temuan tersebut, Sutiyono berharap, sejarah Banyusuco bisa kembali diurai dari hasil penemuan. “Penemuan ini adalah sumber edukasi masyarakat, dan kita berharap ada penelitian lebih lanjut,” pungkasnya.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar