Malam Berhubungan Badan Mandi Besar Kesiangan, Batalkah Puasanya?

oleh -
mandi
ilustrasi mandi besar. (sumber: Padangkita.com)

Kabarhandayani.Com, — Pada bulan Ramadhan, umat Muslim diwajibkan berupasa. Selain menahan lapar dan haus, seseorang yang berpuasa juga tidak boleh berhubungan badan sejak waktu subuh hingga tiba waktu maghrib.

Adapun aktivitas bersenggama pasangan suami istri tetap diperbolehkan pada malam harinya. Lalu, bagaimana jika hingga tiba waktu imsak atau subuh seseorang yang dalam keadaan Junub belum mandi besar?

Atau karena faktor lain, misalnya saja bangun kesiangan, mandi junub belum dilakukan hingga waktu imsak, sahkah puasanya?

Dalam sebuah kajian, Ustadz Abdul Somad menjelaskan, sesuai hadist sahih Imam Bukhori tentang kondisi seseorang yang masuk waktu subuh, puasanya tetap sah.

Sebagaimana diketahui, junub adalah salah satu hadas yang termasuk sebagai hadas besar bersama dengan haid atau nifas. Dalam hal ini junub adalah ketika seseorang dalam keadaan setelah mengeluarkan air mani dan setelah berhubungan badan termasuk ketika bahkan tanpa mengeluarkan air mani ketika berhubungan badan

“Dalam keadaan junub, waktu masuk subuh maka puasanya tetap sah,” tegas dia dalam video yang diupload akun youtube Aswaja YT pada 7 mei 2020.

Yang tidak boleh, lanjut Abdul Somad, masuk waktu subuh dalam keadaan suci, lalu habis subuh baru junub. Ulasan tersebut lantas disambut gelak tawa hadirin yang menyimak kajian.

Sementara itu, dalam literature lain, kitab Al Maj’mu Syarah Al Muhadzdzab oleh Imam An-Nawawi (hlm. 134), dikatakan, apabila bersenggama pada malam hari dan pagi harinya masih junub maka puasanya sah. Demikian halnya jika darah haid dan nifas berhenti pada malam hari lalu keduanya beniat puasa untuk esok hari dan keduanya belum mandi di pagi hari maka puasanya dinilai sah.

Dari beberapa uraian di atas, terlihat pendapat dan dalil yang kuat tentang bolehnya berpuasa saat kondisi junub. Meskipun demikian, kelonggaran ini tidak lantas digunakan untuk menunda mandi junub sampai melalaikan salat subuh. Selain itu, salat yang paling utama adalah salat yang dikerjakan pada awal waktu. Dengan demikian, jika seseorang menyadari belum mandi Junub saat berpuasa karena malam harinya berhubungan badan, maka seyogyanya segera menyegerakan mandi besar. (Red/K)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar