Mahasiswa KKN UMBY dan UMY Bantu UMKM Gunungkidul Peroleh NIB

oleh -4543 Dilihat
oleh
Umby
Mahasiswa KKN UMBY dan UMY bantu UMKM di Padukuhan Mojo memperoleh NIB. (Ist)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Pendampingan  terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi program unggulan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan Kelompok 88 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Gunungkidul.

Adapun pendampingan yang dilakukan yakni dalam hal pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Setidaknya ada 5 UMKM yang berada di Padukuhan Mojo, Kelurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul memperoleh manfaat nyata dari program tersebut.

Koordinator kelompok 3 KKN Univeritas Mercu Buana Yogyakarta, Yosep Timbang menyampaikan, program kolaborasi antara UMBY dan UMY tersebut berjalan usai mahasiswa mennjalin kerjasama dengan  Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul. Kerjasama yang terlaksana diantaranya kegiatan pelatihan bagi mahasiswa.

“Dari kerjasama itu pada tanggal 7 agustus 2023, mahasiswa KKN merealisasikan program kerja KKN yaitu membantu pembuatan NIB bagi pelaku UMKM di PadukuhanMojo,” kata Yosep melalui keterangan tertulis, Minggu (12/8/2023).

Dia menjelaskan, program kerja KKN yang terealisasi memberikan kontribusi langsung dalam mengatasi hambatan administrasi bagi UMKM serta memperkuat sektor ekonomi di dusun Mojo. Bersamaan mahasiswa KKN juga berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses penerbitan NIB dan manfaatnya bagi pertumbuhan UMKM yang dikelola.

“Manfaat penting bagi UMKM antara lain membantu dalam mengakses sumber pembiayaan seperti pinjaman bank dan program dukungan pemerintah, perlindungan hukum, akses ke pasar lebih luas, kemudahan perpajakan, peningkatan reputasi bisnis, dan kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga lain,” beber Yosep.

Melalui program kerja tersebut, ada 5 UMKM yang telah dibantu dalam pembuatan NIB, antara lain Servis TV, Tusuk Sate, Mebel, Warung Sembako milik Bu Lestari, dan Toko Pakan Ternak.

Dia menilai, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi UMKM, tetapi juga memberikan manfaat bagi pemerintah setempat yaitu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, kesempatan ini tentu berharga bagi mahasiswa KKN untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis mereka dalam situasi nyata.

Lebih jauh disampaikan, mahasiswa KKN dapat belajar tentang tantangan yang dihadapi oleh UMKM dalam proses pendaftaran bisnis, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dan pemecahan masalah yang penting dalam dunia kerja.

“Kami bangga melihat dedikasi mahasiswa KKN dalam membantu pelaku UMKM dalam proses pendaftaran dan pembuatan NIB.  Harapannya ini bisa menjadi langkah konkrit menuju pemberdayaan ekonomi lokal dan membantu usaha-usaha kecil berkembang di sekitar Padukuhan Mojo,” harap Yosep Timbang.

Upaya mahasiswa KKN dalam membantu pengurusan perizinan ini telah memperlihatkan dampak positif dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan di dusun Mojo. Melalui peran aktif mahasiswa KKN dalam memfasilitasi penerbitan NIB, para mahasiswa KKN telah membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berhenti dalam kelas saja, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat membawa perubahan positif dalam komunitas. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar