LPPM BIMa Berdayakan Masyarakat Kurang Mampu di Saptosari

oleh -
iklan dispar
SAPTOSARI, kabarhandayani,– Orgasnisasi Sosial (Orsos) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Bina Insan Mandiri (LPPM BIMa) Yogyakarta melakukan pendampingan dalam rangka penanganan penyandang kesejahteraan sosial di Padukuhan Dondong, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul.
 
Hari ini Minggu (1/6/2014) secara simbolis oleh Drs. Untung Sukaryadi, MM selaku Kepala Dinas Sosial DIY melakukan peresmian sekaligus penyerahan salah satu bentuk darma bakti LPPM BIMa kepada warga jompo berupa “Rumah Jompo Mandiri”, merupakan pembangunan rumah baru dan rehab sehingga layak huni yang berada di Jetis Saptosari, dan Girisekar Panggang dengan jumlah 5 rumah.
 
Disampaikan Dr. Hj. Istiana Hermawati, M.Sos selaku Ketua Umum LPPM BIMa Yogyakarta bahwa sejak 9 tahun lalu telah melakukan pendampingan terhadap anak yatim piatu dan duafa yang memerlukan asistensi dan support biaya pendidikan dari tingkat SD hingga SMA.
 
Dalam perkembangannya juga dilakukan pendampingan bidang ekonomi produktif dengan memberikan latihan ketrampilan berbasis kearifan lokal, stimulan ternak ayam, kambing, dan modal rintisan koperasi simpan pinjam. Hingga saat ini warga dampingan berjumlah 30 anak yatim piatu dan duafa serta 60 lansia yang berada di wilayah Jetis Saptosari dan sekitarnya. Keberhasilan itu tidak lepas dari potensi lokal yang ada seperti; Forum Masyarakat Dondong (FORMAD) di Yogyakarta yang merupakan warga perantuan, Ikatan Pemuda Pemudi Dondong (IPPD), Dunia Usaha, dan para donatur.
 
“Harapan yang menjadi tujuan akhir dari kegiatan pendampingan adalah kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Istiana dalam sambutan. 
 
Disampaikan bahwa Kiprah LPPM BIMa pada April 2014 ini telah mendampingi 830 anak yatim piatu dan duafa, 542 jompo, 18 kelompok ekonomi produktif, 6 kelompok kesenian, 8 rintisan koperasi, 8 Taman Pendidikan Al-Quran dan 4 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang berada di wilayah DIY, Temanggung, Jepara, Klaten, dan Lampung Timur, sehingga pada 2013 lalu menjadikan LPPM BIMa terseleksi sebagai LKS/Orsos berprestasi tingkat nasional.
 
Pada kesempatan ini hadir pula Dinsos Gunungkidul, Pejabat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Yogyakarta, Gusti Pembayun selaku ketua forum CSR Kesos DIY, Muspika serta Pemerintah Desa setempat.
 
Dalam sambutannya Kadinsos DIY menyatakan apresiasinya terhadap Orsos LPPM BIMa, Ia juga menyampaikan sanggup memberikan dukungan penuh terhadap penanganan masalah sosial. “Sampaikan kepada kami segala permasalahan sosial yang ada di pelosok, seperti; warga jompo, lansia, yatim piatu, bahkan hal-hal yang bertkaitan dengan kebencanaan yang menimpa warga miskin,” paparnya.
 
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti kondisi di wilayah pinggiran tanpa adaya informasi yang masuk, melalui proposal salah satunya.
 
Ditemui di sela acara Sularidira selaku Ketua Panitia Peresmian menyampaikan, pada waktu yang sama akan dibuka TBM  Werkudoro yang berada di Dusun Dondong dan acara diakhiri dengan pengajian oleh Kyai Muhsin Kalida, M.Pd dari UIN Suka/ TBM Cakruk Pintar Yogya. (Kandar/Hfs)

Komentar

Komentar