Saat hari beranjak malam, listrik di wilayah sekitar lokasi musibah padam. Korban kemudian menyalakan lilin sebagai pengganti lampu penerangan.
“Lilin yang dinyalakan diberi alas piring plasik lalu ditaruh di atas meja. Setelahnya pemilik rumah berbelanja ke warung,” terang kapolsek.
Sekitar setengah jam, lilin yang ditinggalkan menimbulkan kebakaran. Korban tahu setelah memperoleh informasi dari warga di sekitar lokasi musibah.
Korban lantas bergegas pulang berniat memadamkan api. Ia dibantu tetangga menggunakan alat seadanya berusaha menjinakkan si jago merah yang berkobar di ruang kamar tidur.
Warga setempat pun melapor ke kepolisian sektor setempat. Dengan segera, pihak berwajib meminta bantuan petugas pemadam kebakaran Gunungkidul.
Setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kobaran api lebih mudah dilakukan. Segenap perabot umah di ruang kamar pun hangus terbakar. Tak hanya itu, langit-langit dan pilar atap rumah juga mengalami kerusakan.
“Meja, kasur, dipan, pintu dan jendela hangus. Api juga membakar langit-langit kamar. Korban diprediksi menderita kerugian hingga Rp15 juta,” tukas kapolsek. (Kandar)