KPU Temukan Banyak Surat Suara Sobek

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Tujuh puluh lima warga masyarakat dilibatkan dalam pelipatan surat suara pemilihan presiden yang digelar dihalaman Komisi Pemilihahn Umum (KPU) Gunungkidul. Hari Pertama, KPU Gunungkidul telah menemukan banyak Surat Suara sobek dan terlipat.

Ketua KPU Gunungkidul, M Zaenuri Ikhsan mengatakan, pihaknya mentargetkan pelipatan surat suara akan selesai dalam waktu 3 hari. Agar tidak terjadi kekeliruan pelipataan, para pekerja diwajibkan melipat satu persatu dan tidak boleh dilipat secara bersamaan.

“Hari pertama kita menemukan 5 surat suara sobek dan beberapa surat suara terlipat, mungkin ini kesalahan dari percetakan di Jakarta,” terang Zaenuri.

Dikatakan, surat suara yang robek nantinya akan ditukar melakui KPU Provinsi pada tanggal 25 Juni 2014, dalam Pilpres 9 Juli mendatang KPU Gunungkidul membutuhkan surat suara sebanyak jumlah DPT ditambah 2 persen atau sekitar 609.000 surat suara.

Upah pelipatan surat suara, kata Zaenuri, satu surat suara akan diberi upah 75 rupiah, berbeda dengan saat pemilihan legislatif (pileg) 1 surat suara diberi upah 100 rupiah. “Upah pelipatan menurun, karena hanya dilipat dua kali dan lebih mudah,” katanya.

Dari pantauan wartawan, lebar surat suara pada pemilihan presiden lebih kecil dari surat suara pileg, dalam surat suara pilpres terpampang foto dua calon presiden. Pelipatan surat suara juga lebih mudah jika dibandingkan saat pileg 9 April lalu. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar