Kontingen Gunungkidul Raih Juara Umum Aksioma Tingkat DIY

oleh -
Para juara Aksioma. Foto : Kandar
iklan dispar
Para juara Aksioma. Foto : Kandar
Para juara Aksioma. Foto : Kandar

GUNUNGKIDUL, (KH) — Kontingen Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari Gunungkidul pada Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) untuk tingkat DIY mampu meraih juara umum. Wakil peserta dari beberapa MI berhasil memboyong 18 trophy pada perhelatan yang berlangsung selama dua hari, Minggu dan Senin, (14-15 Juni 2015) di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.

Wahidin, MA selaku ketua kontingen mengatakan, dari 9 cabang yang dipertandingkan ada  18 peserta yang dikirim mewakili Gunungkidul, pulang membawa trophy juara. Beberapa di antaranya, dari cabang atletik putra siswa MI Yappi Baleharjo, Luky Danang Trirahmadi meraih juara 1, sedangkan  cabang atletik putri siswa dari MI Yappi Bansari atas nama Dian Listy Yuniar Fitri meraih juara 3.

“3 dari 9 cabang merupakan yang paling bergengsi karena juara 1 akan mewakili DIY pada aksioma di tingkat nasional di Palembang di antaranya atletik pa/pi, pidato Bahasa Indonesia pa/pi dan MHQ tingkat  MI,” ujarnya.

Ria Ali Wardana, S.Pd.I selaku kepala MI YAPPI Baleharjo mengatakan, banyak pihak yang telah ikut andil dalam kesuksesan Luky, di antaranya orang tuanya, Sujono, yang tidak kenal lelah memberikan dorongan semangat. Salahsatunya dengan menitipkan pembimbingan ke Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Gunungkidul.

“Ini merupakan hasil dari perjuangan yang harusnya menjadi pemicu  semangat bagi anak-anak madrasah. Kalau ingin meraih prestasi baik akademik maupun non akademik, diperlukan kerja keras dan jalinan kerjasama dengan berbagai pihak,” Ungkap Ali, Senin, (15/6/2015).

Dengan pencapaian ini otomatis Luky menjadi salah satu andalan DIY sebagai duta di ajang AKSIOMA tingkat Nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 2-7 Agustus di Jakabaring Palembang. Cabang lain yang ikut maju di tingkat nasional, tambah Wahidin, dari cabang pidato bahasa indonesia putri dari MIN Playen dan MHQ dari MI Darul Quran.

Ikhsan Budiyono, selaku guru pembimbing Luky menambahkan, bahwa modal awal dari anak didiknya adalah suka  bermain sepak bola, sehingga fisik dan stamina sangat mendukung selama pembimbingan. “Untuk persiapan ke Palembang upaya menjaga kebugaran terus dilakukan. Semoga, walaupun telah memasuki Bulan Ramadhan nanti, tidak mengendorkan semangat siswa untuk terus berlatih,” jelasnya. (Kandar).

Komentar

Komentar