Komunitas Skate Board Berharap Pemda Tak Sekedar Janji

oleh -
Komunitas Skate board, Foto: Dok. komunitas
iklan dispar
Komunitas Skate board, Foto: Dok. komunitas
Komunitas Skate board, Foto: Dok. komunitas

WONOSARI, (KH)–Anak muda dan remaja yang aktif bermain skateboard atau papan luncur di Gunungkidul berharap bahwa pembangunan arena bermain papan luncur bukan sekedar rencana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Seperti dikemukakan oleh salah seorang pegiat papan luncur di Wonosari, yaitu Rekas Hutana. Ia menjelaskan, rencana pembangunan arena papan luncur ini sesungguhnya sudah ada sejak 2004, sejak senior-senior pemain papan luncur mereka sudah aktif bermain di Wonosari. Bahkan arena ini bukan sekedar pengajuan dari rekan senior mereka, melainkan bentuk penawaran dari pihak Pemkab sendiri.
“Kami sudah dijanjikan sejak lama. Beberapa waktu lalu kami juga sempat diajak membicarakan soal rencana pembangunan taman ini terkait tata ruang kota,” ungkapnya, Jumat (11/12/2015).
Disinggung mengenai konsep arena yang bisa mengakomodasi kebutuhan para pemain papan luncur, Rekas menyebutkan secara umum ada sejumlah perlengkapan bermain papan luncur yang perlu ada. Antara lain pyramid, quarter, dan loading dock.
Sementara itu secara terpisah, Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (Kapedal) Irawan Jatmiko menerangkan bahwa pembangunan arena bermain papan luncur baru akan dibahas pada 2016. Konsep pembangunan akan melibatkan komunitas dan masyarakat. Selain arena bermain papan luncur, arena akan dilengkapi oleh panggung terbuka, tanpa atap. Fasilitas itu bisa digunakan sebagai tempat anak muda menampilkan potensi dan hobi mereka kepada khalayak umum.
“Anak muda butuh eksis dan kesempatan menunjukkan potensi dan minat mereka. Taman ini akan dibangun di sisi barat taman kota, di sana lokasinya cukup terbuka,” terangnya.
Untuk mewujudkan rencana ini, Kapedal akan mengeluarkan dana sekitar Rp.200 juta yang berasal dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. Disinggung mengenai Detailed Engineering Design taman papan luncur dan panggung terbuka, Ia masih belum dapat berbicara banyak.
“Masih belum, tapi akan mulai dibahas semuanya pada awal tahun,” ucapnya. (Maria Anjani)

Komentar

Komentar