Koalisi Merah Putih : Ada Kejanggalan Dalam Demo

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,(KH) — Aksi turun ke jalan yang sempat menjadi perhatian masyarakat mendapat banyak tangapan miring. Koalisi merah putih berpendapat, aksi yang dilakukan Aliansi Rakyat Bersatu, Selamatkan Demokrasi syarat dengan permainan politik.
Salah satu anggota koalisi merah putih, Arif Wibowo mengatakan, aksi yang dilakukan bukan merupakan aksi murni dari aspirasi masyarakat. “Ada orang di balik aksi yang dilakukan, kita sama-sama tahu saja, hal ini jelas terlihat kok,” ungkap politisi PKS ini disela sela audensi dengan pengunjuk rasa di Gedung DPRD Gunungkidul, Kamis (16/10/2014) sore.
Arif menjelaskan, dari tuntutan yang dilontarkan para pengunjuk rasa sangat bermuatan politik. Dia mencontohkan, salah satunya pembentukan Alkap yang menuntut dilakukan secara proposional. Menurut dia, masalah tersebut merupakan interval dewan. “Tututan ini kan sepenuhnya menjadi hak prerogatif dewan, kenapa masalah ini bisa mencuat keluar,” jelasnya.
Dari beberapa hal itu Arif mengaku heran, benarkah aksi yang dilakukan ratusan orang ini murni aspirasi masyarakat, atau ada oknum yang menunganggi di belakangnya. Meski dirasakan janggal, Arif mengaku tidak mempermasalahakan aksi demo, karena menyampaikan aspirasi adalah hak masing-masing warga masyarakat.
“Yang penting bagi saya, demo ini bisa berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas dia.
Dalam audensi yang dilakukan antara Koalisi Merah Putih, PDIP dan ratusan demonstrans, Ari Siswanto yang mewakilki PKS, mengatakan dengan tegas partainya tetap mendukung pemilihan Kepala Daerah di DPRD (tidak langsung). “Ini keputusan partai dan saya rasa perdebatan tidak perlu terjadi,” paparnya singkat.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fraksi PAN, Heri Kriswanto, di hadapan pengunjuk rasa, partainya tetap melaksanakan keputusan yang sudah diamanatkan dari pusat. “Kami siap melaksanakan Pilkada langsung maupun tidak langsung. Sudah kita serahkan sepenuhnya ke pusat,” kata Heri.
Dengan tegas Heri menjelaskan, dengan disyahkanya Undang-Undang Pilkada langsung oleh DPRD, PAN akan ikut berpartisipasi dalam perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati. Apapun yang menjadi keputusan, kita siap dalam pertarungan tersebut (Pilkada), Dalam dua periode terakhir, buktinya PAN mampu memenangkan kompetisi itu,” tegas politisi bergambar matahari terbit ini.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar