Kepengurusan IGI Yogyakarta Terbentuk, Fokus Terhadap Peningkatan Kompetensi Guru

oleh -
Pelaksanaan pelantikan Pengurus IGI di Yogyakarta. Foto: Sugeng Andono.
kadhung tresno
Pelaksanaan pelantikan Pengurus IGI di Yogyakarta. Foto: Sugeng Andono.
Pelaksanaan pelantikan Pengurus IGI di Yogyakarta. Foto: Sugeng Andono.

WONOSARI, (KH)— Pelantikan Pengurus IGI DIY dan Kabupaten/ Kota se DIY berlangsung tanggal 29 Mei 2016 kemarin. Pada kepengurusan baru periode 2016-2021 ini Guru asal SMKN 2 Wonosari, Sugeng Andono, M.Eng menjabat sebagai ketua. Sementara itu IGI Gunungkidul diketuai oleh Drs. Eko Pramono, M.Pd, Kepala SD 4 Wonosari.

Seiring dengan dilantinya pengurus IGI wilayah dan daerah Kabupaten/kota di DIY, kini IGI genap berusai 6 tahun, diinformasikan, sebelumnya pelantikan dilakukan pada taggal 14 Juni 2009 silam . IGI sebagai organisasi profesi guru ini resmi diakui oleh pemerintah dengan diterbitkannya Surat keputusan /SK Depkumham RI nomor:  AHU 125.AH.01.06.Tahun 2009, tertanggal 26 November 2009.

Ketua Baru, Sugeng Andono, saat dihubungi mengatakan, kepengurusan IGI semula hanya ditingkat wilayah kini berkembang ke tingkat Kabupaten dan kota. Kondisi ini, menurut dia, akan membuat IGI bergerak lebih leluasa dan mampu lebih dekat dengan para pendidik di masing-masing daerah.

“Konsentrasi  IGI  hanya satu yaitu untuk peningkatan kompetensi guru. Permasalah pendidikan saat ini sangat komplek, tentunya kalau semua akan ditangani tidak akan selesai. Oleh karena itu IGI hanya akan fokus pada satu permasalahan yaitu mengenai peningkatan kompetensi guru,” tandasnya, Senin, (31/5/2016).

Hal ini sejalan dengan motto IGI, sambung Sugeng, yakni Sharing and Growing Together, dimana sudah selayaknya guru saling berbagi ilmu pengetahuan. Lebih jauh disampaikan, sebelumnya guru hanya disibukan untuk belajar menguasai teknologi, saat ini guru sudah harus mulai memanfaatkan teknologi.

“IT hanyalah tools yang mempermudah kerja guru, bukan malah mempersulit,” imbuh dia.

Untuk itu, Sugeng berujar, melalui organisasi IGI akan membuka diri dengan selebar-lebarnya untuk menjalin kerja sama dengan semua pihak yang ingin memajukan mutu pendidikan, baik itu pihak pemerintah, LSM, organisasi profesi lainnya, perusahaan dan media baik cetak maupun elektronik.

Dipaparkan, beberapa aksi nyata IGI yang telah terealisasi diantaranya satu guru satu laptop (SAGUSALA) dimana sudah berhasil menjalin kerja sama dengan bank BPD DIY untuk pengadaan Laptop bagi para Guru. Lalu, Kegiatan ilmiah yang berupa Seminar penulisan ilmiah, pemanfaatan IT, dan seminar  pembelajaran abad-21. (Kandar)

Komentar

Komentar