Kades Banyusoco Bertekad Barata Masuk Divisi Utama

oleh -
iklan dispar
PLAYEN,(KH).– Kompetisi PSSI Gunungkidul Divisi I sampai awal Nopember 2014. Berdasarkan pantauan KH pada Selasa (04/11), kesebelasan di Pool A berlaga di Lapangan Selang yang belum terkalahkan adalah PS Barata Banyusoco. Tim ini tiga kali laga menang, pertama melawan Eltoro Patuk (1-0), kedua mengalahkan Perseka  Karangasem (1-0), dan mengalahkan PS Angkasa Muda (4-0).

Kades Banyusoco Sutiyono sebagai Pembina PS Barata dan Manajernya Subarjo menyatakan, PS Barata bertekad untuk naik ke Divisi Utama PSSI Gunungkidul. Seluruh perangkat desa dan warga Banyusoco menyatakan kepeduliannya untuk memajukan sepakbola di Banyosoco.

“Yang utama adalah kepedulian perangkat desa. Biaya untuk ikut kompetisi secara urunan, fasilitas mobil disediakan oleh warga tanpa biaya, artinya bensin yang ngisi pemilik mobil. Sedikitnya ada 4 mobil yang siap menunggui setiap PS Barata bertanding,” kata Sutiyono dengan semangat.

Subarjo sebagai Manajer Tim untuk kompetisi ini telah menyiapkan 30 pemain. “Tetapi dalam laga, yang saya bawa 18 – 20 pemain,” ujarnya.

Ia menambahkan, minimal sehari sebelumnya tim mengadakan latihan. “Pelatih Agus Widodo menerapkan disiplin kepada para pemain, ketika akan bermain semua pemain PS Barata tidak boleh begadang. Harus tidur cukup untuk mempersiapkan stamina, yang cukup segar dan bebas gerak,” kata Subarjo.

“PS Barata sudah ada sejak dulu, nama itu tinggalan orang tua,tidak ganti. Semua pengurus PS Barata peduli tanpa diminta memberikan bantuan dana menurut kemampuan masing-masing. Yang menggembirakan, hampir semua perangkat desa peduli, sehingga keberadaan PS Barata semakin kuat, doakan saja bisa naik peringkat ke divisi utama.” harap Subarjo.

“Untuk satu kali tanding kita siapkan dana antara Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu, tidak termasuk mobil yang mengantar,” imbuh Sutiyono. (Sarwo/Bara).

Komentar

Komentar