Jelang Pemilukada. Pemilih Pemula dan Kaum Difabel Turut Jadi Fokus KPU

oleh -
Ilustrasi
iklan dispar
Ilustrasi
Ilustrasi

WONOSARI, (KH) — Setelah melakukan berbagai proses guna kesiapan Pilkada akhir 2015 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melakukan pendataan jumlah pemilih pemula yang dimungkinkan akan ikut berpartisipasi menyumbangkan suaranya di Pilkada nanti.Sedikitnya ada 4.700 pemilih pemula yang merupakan warga Gunungkidul akan berpartisipasi memberikan suaranya.

Kendati jumlah tersebut masih bisa mengalami perubahan, serta ada kemungkinan pemilih pemula rawan golput, namun KPU Gunungkidul berharap mereka benar-benar memiliki kesadaran ikut andil memberikan suaranya. Untuk mendorong kesadaran para pemilih pemula tersebut, KPU gencar melakukan sosialisasi terkait cara dan aturan dalam memilih. Dalam upayanya, KPU turut menggandeng Karang Taruna di beberapa tempat, dan anggota PPS. Ini dilakukan mengingat pihaknya tidak bisa melakukan sosialisasi di seluruh wilayah di Gunungkidul.

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Humas KPU Gunungkidul, Yudha Ayu, menerangkan dalam sosialisasi yang kerap digelar oleh KPU, ia menjelaskan cara mengenal sosok pemimpin yang baik, cara menggunakan hak pilih dan menolak menjadi golongan putih.”Jadi, sebisa mungkin pemilih pemula ini jangan sampai golput,” tegasnya, Kamis (16/07/2015).

Tidak hanya fokus terhadap keterlibatan pemilih pemula, KPU Gunungkidul mengaku akan menggugah kesadaran warga yang memiliki hak pilih, namun memiliki keterabatasan fisik. Ia menjelaskan, akan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap para penyandang difabel. Hal ini dijamin KPU, lantaran KPU sudah melakukan persiapan matang dengan pengerahan personil dalam membantu kaum difabel saat memberikan suarannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kita juga gencar melakukan sosialisasi bagi para penyandang disabilitas,” pungkasnya. (Andri)

Komentar

Komentar