Jaga Kebersihan Guna Keindahan obyek Wisata

oleh -
Kepadatan pengunjung GAP dan Embung Nglanggeran. Foto : Atmaja.
iklan dispar
Kepadatan pengunjung GAP dan Embung Nglanggeran. Foto : Atmaja.
Kepadatan pengunjung GAP dan Embung Nglanggeran. Foto : Atmaja.

PATUK, (KH) — Naiknya jumlah wisatawan yang berkunjung di objek wisata Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran memang memberikan keuntungan tersendiri pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bagi pendapatan masyarakat yang mengelolan kawasan wisata tersebut.

Namun demikian jumlah kenaikan pengunjung yang terjadi pada musim libur Natal 2014 dan Tahun baru 2015 juga membuat khawatir Pokdarwis GAP dan Embung Nglanggeran akan adanya sampah. Mengantisipasi hal tersebut pihak Pokdarwis GAP dan Embung juga sudah melakukan penempatan bak sampah yang berada di sebagian titik objek wisata.

Sudiyono selaku pengurus Pokdarwis bidang pengembangan usaha mengatakan adanya tempat sampah yang sudah di tempatkan pada sejumlah titik diharapkan dapat menjaga kebersihan objek wisata tersebut. Menurutnya saat ini pengelola kebersihan sampah di GAP dan Embung Nglanggeran masih kesusahan dalam fasilitas menganggut sampah terutama yang terdapat di atas Gunung Api Purba.

“Kami melakukan pengangkutan setiap sampah sudah penuh langsung diangkut, dengan mempekerjakan sebagian warga untuk mengangkut sampah tersebut. Peralatan yang tidak memungkinkan membuat sampah diangkut dari atas dengan cara dikumpulkan kedalam bagor yang kemudian diangkut secara manual, karena jika menggunakan gerobak terlalu sulit saat dibawa menuju puncak,” jelas Sudiyono, Jumat (2/1).

Sudiyono berharap agar pengunjung selain menikmati keindahan juga ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurut Sudiyono kesadaran untuk menjaga kebersihan juga diharapkan dari para pengunjung yang datang agar tetap bisa menikmati keindahan objek wisata tersebut.

“Kalau banyak sampah kan mengurangi keindahan sebuah objek wisata, apalagi bagi wisatawan yang ingin mengabadikan keindahan gambar. Untuk itu mari bagi wisatawan yang berkunjung ke GAP dan Embung Nglanggeran untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tandas Sudiyono.

Sementara itu Aris selaku pengurus Pokdarwis bidang pemasaran mengaku kenaikan pengunjung untuk liburan kali ini mengalami kenaikan yang sangat mencolok. “Dari tanggal 31 sampai tanggal 1 kemarin pengunjung yang datang di GAP maupun embung mencapai 3.300 pengunjung,” katanya.

Aris mengungkapkan untuk harga tiket masuk mengalami sedikit kenaikan karena adanya tempat pemungutan retribusi (TPR). “Masing-masing objek wisata mengalami kenaikan sebesar Rp 2 ribu. Tiket masuk untuk objek wisata Embung saat ini Rp 5 ribu sedangkan untuk objek GAP menjadi Rp 7 ribu per pengunjung,” pungkas Aris. (Atmaja)

Komentar

Komentar