Ikon Daerah Lebih Khas Tanpa Sponsor

oleh -
Bundaran Siyono. KH/Atmaja.
iklan dispar
Bundaran Siyono. KH/Atmaja.
Bundaran Siyono. KH/Atmaja.

WONOSARI,(KH) — Pemkab Gunungkidul berharap, beberapa ikon baru yang ada di Kabupaten Gunungkidul sebisa mungkin agar tidak menggaet sponsor dari luar. Meski anggaran terbatas, dalam membangun sebuah ikon daerah lebih baik untuk tidak melibatkan sponsor demi menjaga ciri khas sebuah daerah.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan (Kapedal) Drs Irawan Jatmiko Msi. Ia menjelaskan sebuah ikon daerah akan nampak indah ketika didalamnya tidak bertuliskan atau terdapat gambar sponsor. “Sekarang bisa dilihat beberapa ikon yang ada dengan didalamnya bertuliskan sponsor mengurangi keindahan ikon itu sendiri,” katanya, Senin, (11/05/2015).

Ia menambahkan, meski terbatas lebih baik menggunakan dana yang ada daripada harus menggaet sponsor untuk membuat wah sebuah ikon. Baginya hal tersebut justru membuat ciri khas sebuah daerah akan hilang.

“Kami berusaha untuk memulai saat membangun sebuah ikon daerah tanpa menggunakan sponsor. Terbukti dengan pembangunan titik nol kilometer yang bisa terbangun tanpa adanya sponsor,” jelasnya.

Tahun ini, lanjut dia beberapa ikon akan kembali dibangun di Gunungkidul semaksimal mungkin agar pembangunan ikon bisa dilakukan dengan anggaran yang ada. “Tidak perlu wah asal bisa membuat konsep yang menarik pasti sebuah ikon bisa terlihat menarik,” tandasnya. (Atmaja).

Komentar

Komentar