Ikatan Perupa Gunungkidul Akan “Ngurug Tela”

oleh -
Persiapan Pameran Ikatan Perupa Gunungkidul. Foto : Gemma
kadhung tresno
Persiapan Pameran Ikatan Perupa Gunungkidul. Foto : Gemma
Persiapan Pameran Ikatan Perupa Gunungkidul. Foto : Gemma

WONOSARI, (KH) — Dalam rangka memeriahkan hari jadi Gunungkidul ke-184 sekaligus menjadi agenda tahunan, Ikatan Perupa Gunungkidul atau disingkat IPG akan menggelar pameran Seni Rupa di Eks Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gunungkidul pada tanggal 18 hingga 25 April 2015.

Sejak siang (15/04/2015), di Eks Gedung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gunungkidul para seniman yang tergabung dalam Ikatan Perupa Gunungkidul mulai mempersiapkan diri untuk pameran yang akan diselenggarakan mulai hari Sabtu nanti. Persiapan mulai dari penataan ruang, penempatan lukisan yang akan dipamerkan atau dekorasi untuk mempercantik pameran nantinya.

Pameran ini merupakan agenda rutin IPG yang digelar setiap setahun sekali. Tahun kali ini IPG mengusung tema Ngurug Tela. “Sudah dilaksanakan untuk ke-4 kalinya. Waktunya dari pagi jam sembilan sampai sembilan malam. Bertemakan Ngurug Tela yang berarti mencari solusi atau menyelesaikan atau mengatasi permasalahan yang ada di Bumi Handayani,” jelas Edi Padmo, salah satu anggota IPG yang sedang mempersiapkan pameran saat ditemui KH.

Sugeng R, panitia pameran tersebut menambahkan, pelaksanaan pameran ini selain agenda rutin IPG, juga untuk memeriahkan hari jadi Gunungkidul. “Yang lebih jelas sebenarnya kita menyongsong hari jadi Gunungkidul, Karena kita bagian dari Gunungkidul juga. Komitmen kami, ini bagian dari cara kami untuk membangun Gunungkidul, ya dengan cara seperti ini,” jelasnya.

Untuk acara pembukaan yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 April nanti, rencananya akan dihadiri oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. “Untuk pembukaan nanti, insyaallah kalau tidak ada halangan, akan dihadiri oleh Gubernur,” imbuhnya.

Anggota IPG di Gunungkidul sendiri telah mencapai kurang lebih 30 orang. Yang awalnya hanya 7 orang, kini semakin bertambah. “Seiring berjalannya waktu ternyata temen-temen yang punya kompetensi; yang se-ideologi bersama IPG, ingin membangun Gunungkidul melalui karya seni. Yang memiliki keikhlasan untuk berjuang bersama,” tambahnya.

Ditanya soal prestasi IPG maupun anggota di dalamnya, rata-rata sudah pernah berkompetisi di luar. “Sering menjadi finalis. Salah satunya adalah mas Bernard yang belum lama ini melaksanakan pameran tunggal. Pak Edi juga sering kompetisi di luar, sering juga menjadi finalis. IPG pun pernah menjadi finalis di kompetisi skala internasional.” kata Sugeng bangga.

Pameran kali ini akan menampilkan sekitar 40 karya. “Nanti akan ada 40 karya, Plus instalasi. Jadi ada 40 karya lukisan, ditambah karya instalasi, beserta karya 3 dimensi berjumlah 5 buah,” Paparnya.

Didukung oleh kelompok-kelompok seni yang nantinya akan meramaikan kegiatan IPG ini. “Ada musik angklung kontemporer, ada macapat juga. Sudah 2 tahun ini IPG diramaikan oleh seni macapat. Ke depan, kita akan kolaborasikan antara seni rupa dengan seni pertunjukkan,” pungkasnya. (Gemma)

Komentar

Komentar