Ikaragil Konsentrasi pada Kesehatan

oleh -
iklan dispar
WONOSARI, kabarhandayani.- Dibalik bangkitnya Gunungkidul saat ini, masih ada sebagian warga yang membutuhkan uluran tangan. Rasa simpati untuk mereka pun muncul dari sebagian warga Gunungkidul yang tergabung dalam Ikatan Anak Rantau Gunungkidul (Ikaragil).
Berbagai macam kegiatan sosial dilakukan untuk membantu masyarakat Gunungkidul yang membutuhkan. Pengalangan dana pun terus dilakukan oleh para anggota untuk melakukan kegiatan sosial bisa berjalan kontinyu dan mencapai apa yang ditargetkan.
Suraji, pembina Ikaragil menjelaskan, ada 3 poin yang menjadi target organisasi yang dibentuk sejak 2 tahun lalu. Organisasi ini akan terus bergerak di bidang sosial dengan merambah bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
“Untuk kesehatan sudah berjalan sejak awal kita berdiri hingga 2 tahun ini dan semoga terus berlanjut. Tahun depan semoga dapat merambah ke bidang pendidikan dan ekonomi,” jelasnya pada Rabu (30/5/2014).
Lanjut Suraji, ditargetkan tahun depan dapat merambah ke dunia pendidikan untuk membantu anak-anak cerdas di Gunungkidul namun terkendala finansial untuk mencapai pendidikan. Sedangkan, untuk bidang ekonomi direncanakan dalam jangka panjang antara dua hingga tiga tahun kedepan.
Suraji menambahkan, dalam bidang ekonomi akan ditekankan para pendampingan pelatihan penggalian potensi alam seperti budidaya jahe dan sebagainya serta permodalan usaha. Namun, Suraji menegaskan, untuk merambah ke bidang ekonomi harus ada perumusan yang matang karena berhubungan dengan uang sehingga tidak boleh gegabah.
“Membangun Gunungkidul tidak harus menjadi pejabat tetapi bisa dalam kegiatan social. Ketika niat itu baik, biarpun sulit pasti ada jalan,” tambahnya.
Sedangkan, target tahun ini adalah pembuatan sekretariat di korwil Gunungkidul dengan maksud untuk mempermudah masyarakat untuk mengajukan bantuan. Pasalnya, semua info yang diperoleh hanya berasal dari media sosial dan diperlukan tempat untuk menjadi tujuan orang datang membawa info dan akan ditindaklanjuti. (Mutiya/Jjw)

Komentar

Komentar