Hari Sabtu Lalu Tambah 28 Kasus, Total KPPS Tertular COVID Ada 14 Orang

oleh -
ilustrasi.

WONOSARI, (KH),– Kasus COVID-19 kembali naik signifikan. Sabtu, tanggal 28 November lalu di Gunungkidul bertambah 28 kasus baru. Dua hari berikutnya, hingga Senin (30/11) kemarin tidak ada penambahan kembali.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, diantara 28 kasus baru itu 6 diantaranya dialami anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Khusus anggota KPPS, dengan bertambahnya 6 orang terkonfirmasi positif COVID-19, maka angka totalnya menjadi 14 orang. “Keseluruhan merupakan skrening yang dilakukan serempak,” kata Dewi Irawaty, Selasa (1/12/2020).

Sementara dari penambahan sebanyak 28 kasus baru itu, riwayat penularannya didominasi terjadi karena kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif sebelumnya.

Adapun berdasar data terakhir yang dilaporkan, Senin (30/12/2020) total kasus COVID di Gunungkidul ada sebanyak 463 kasus. Dari total kasus itu sebanyak 368 diantaranya telah sembuh. Sedangkan pasien dalam perawatan tembus 79 orang.

“Kasus kematian warga yang terkonfirmasi positif ada 16 kejadian,” imbuh Dewi.

Merespon tingginya lonjakan jumlah pasien Covid, Dewi menyebut akan segera menyiapkan Rumah Sakit (RS) swasta. Saat ini Dinkes Gunungkidul mengandalkan 3 RS sebagai tempat rujukan penanganan COVID-19. Dua yang utama adalah RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu Karangmojo. Sementara RSUD Saptosari dijadikan sebagai cadangan.

“Meski daya tamping ruang isolasi menipis, kami optimis tetap mampu menangani kasus aktif. Sebab kapasitas di 3 RS tersebut bersifat fleksibel bisa ditambah dan dikurangi,” tukas Dewi. [Kandar]

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar