Film Karya SMK Muh Semin Juara Film Pendek Nasional

oleh -
SMK Muh Semin Juara 1 Film Pendek Tingkat Nasional. KH/Dok.SMK Muh Semin
kadhung tresno
SMK Muh Semin Juara 1 Film Pendek Tingkat Nasional. KH/Dok.SMK Muh Semin
SMK Muh Semin Juara 1 Film Pendek Tingkat Nasional. KH/Dok.SMK Muh Semin

SEMIN,(KH)–Film karya siswa SMK Muhammadiyah Semin berjudul “Atap Kembar” berhasil menyabet juara dalam festival film Pendek tingkat nasional, AKRB Broadcasting Competition, di Yogyakarta.

Film yang mengisahkan tentang kemanusian itu berhasil menjadi juara pertama setelah menyisihkan puluhan judul film lainnya dari berbagai sekolah di Indonesia. Malam penghargaan berlangsung di Kampus AKRB Yogyakarta, Minggu (24/5/2015) lalu.

Film berjudul “Atap Kembar” menceritakan tentang kepedulian seorang adik kepada kakaknya yang terpasung di sebuah tempat terpencil. Kakaknya tersebut dipasung karena kisah masa lalunya yang buruk. Namun akhirnya sang adik memutuskan untuk merawat kakaknya untuk mendapatkan kehidupan yang bebas.

“Kita garap film berdurasi 15 menit ini dengan dana patungan tanpa melibatkan pihak sekolah,”ungkap Tyas Purwaningsih, Sutradara sekaligus penulis naskah film Atap Kembar, Selasa (26/5/2015).

Tyas mengungkapkan, kesuksesan film “Atap Kembar” tercapai berkat kerjasama yang bagus dari tim yang terdiri dari Tyas Purwaningsih (sutradara dan penulis naskah), Ramadan Eka Saputra dan Mashudi Mas’ud (kameramen), Khurnia Handita (Penata Musik), Syinta Fania (Penata Artistik) dan Trisna Darwis (Editor).

Film yang berhasil diselesaikan dalam satu minggu ini mampu menyedot perhatian dewan juri yang terdiri dari praktisi film dan pegiat film. Dalam lomba film pendek tersebut juara II diraih oleh SMK AN Nuriyah Rembang dan Juara III SMAN 8 Yogyakarta.

“Alhamdulillah, pencapaian yang maksimal. Meski kami tak punya satupun alat untuk membuat film tersebut dan harus menyewa. Tetapi tidak ada yang sia sia dari sebuah pengorbanan dan perjuangan yang tulus,” ungkapnya.

Sementara, pembimbing tim Semusim Movie SMK Muhammadiyah Semin, Sidik Kasianto, S.Kom  mengatakan,tahun ajaran ini setidaknya ada 3 penghargaan tingkat daerah dan 2 penghargaan tingkat nasional yang berhasil diraih anak didiknya.

“Bagi kami, kekayaan sekolah yang sesungguhnya bukanlah gedung yang mewah, parkir yang luas, internet yang cepat, fasilitas yang lengkap, tapi sumber daya manusianya. Oleh karena itu kami selalu mendorong anak-anak untuk berkarya walaupun dengan dana pribadi,”katanya.

Dia menambahkan,siswa yang hebat bukan siswa yang selalu didanai sekolah, tapi siswa-siswa yang mampu mencari dana sendiri untuk mengharumkan nama sekolah. “Kemarin anak-anak juga cuma naik bis untuk menghemat dana. Tapi alhamdulillah semua lelah tersebut terbayar sudah,”tandasnya. (Juju)

Komentar

Komentar