Dua Pemuda Juara Nasional, Pendaftaran Pemuda Pelopor Dibuka Lebih Awal

oleh -
Kabid Pemuda dan Olahraga, Agung Danarta S. Sos, M. SE. KH
iklan dispar
Kabid Pemuda dan Olahraga, Agung Danarta S. Sos, M. SE. KH
Kabid Pemuda dan Olahraga, Agung Danarta S. Sos, M. SE. KH

WONOSARI, (KH)–Tahun ini Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bidang Pemuda dan Olahraga(PO) pada program pemuda pelopor.

Dua pemuda masing-masing mendapat  predikat terbaik ke-3 Pada bidang pendidikan atas nama Ria Silviani, dan juara harapan ke-2 nasional melalui bidang kepeloporan sosial budaya pariwisata dan bela Negara atas nama Scolastica Wahyu Pribadi.

Agung Danarta S. Sos, M. SE, Kabid Pemuda dan Olahraga ketika ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu mengaku bangga, Hampir tiap tahun dari Kabupaten Gunungkidul selalu ada pemuda berprestasi hingga tingkat nasional melalui program pemuda pelopor.

Dia berharap, adanya pemenang ditingkat nasional dapat memicu serta menjadi cambuk bagi pemuda yang lain, serta memberi motivasi agar bergerak melakukan kegiatan positif kemudian selanjutnya mengikuti program pemuda pelopor.

“Khususnya bagi pemenang dari kegiatan yang dilakukan selama ini dari segi manfaat dapat lebih berkembang lagi diwaktu yang akan datang, terlebih setelah mendapat nama ditingkat nasional pemerintah pusat tentu akan lebih memperhatikan,” katanya.

Program pemuda pelopor, kata dia, tidak melulu dilihat dari prestasi juaranya, tetapi nilai kemanfaatan dari kegiatan yang dilakukan minimal terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Ia mengungkapkan potensi pemuda di Gunungkidul dinilai cukup banyak, tetapi keikutsertaan atau partisipasi terhadap program Kementrian PO ini dinilai masih kurang. Setiap tahun peserta yang mendafatar rata-rata hanya sebatas kuota minimal saja pada tiap bidang.

Sementara itu, Staf Bidang PO Disdikpora, Ramiyo, berujar, sosialisasi sudah ditempuh melalui birokrasi kecamatan dan desa diawal tahun. Namun kenyataannya masih kurang maksimal, upaya lain juga sudah ditempuh dengan menyebar informasi melalui berbagai media dan komunitas.

“Untuk mencari peserta justru lebih maksimal malah dari alumni pemuda pelopor tahun sebelumnya, sebenarnya potensi pemuda di Gunugkidul cukup banyak. Kita buka sejak saat ini apabila ada pemuda yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti,” himbaunya.

Diinformasikan, beberapa cabang dari program pemuda pelopor ini, rinci dia, ada Bidang Pangan, Bidang Pendidikan, Bidang Sosial Budaya Pariwisata dan Bela Negara, Bidang pengelolaan sumber daya alam, serta Bidang inovasi teknologi. (Kandar)

Komentar

Komentar