Desa Kemiri Bakal Punya Rest Area dan Pusat Oleh-oleh

oleh -
Pengerjaan proyek rest area di Desa Kemiri.KH/ S.Yanto
iklan dispar
Pengerjaan proyek rest area di Desa Kemiri.KH/ S.Yanto
Pengerjaan proyek rest area di Desa Kemiri.KH/ S.Yanto

TANJUNGSARI, (KH)— Komplek bekas Pasar Melok yang telah lama tak berfungsi kini akan dimanfaatan kembali menjadi rest area dan pusat oleh-oleh. Proses pembangunan di komplek bekas pasar yang masuk dalam wilayah pemerintahan Desa Kemiri ini kini sedang berjalan meski baru beberapa bagian yang telah dikerjakan.

Proyek ini bermula dari gagasan Pemdes Kemiri yang berharap ada aktifitas ekonomi warga dalam memanfaatkan perkembangan wisata pantai di Gunungkidul. Berawal dari gagasan itu, sebuah rencana yang bisa meningkatkan penghasilan warga setempat kini telah mulai digarap.

Menurut Kepala Desa Kemiri, Samidi, rest area dengan luas sekitar setengah hektar ini akan dilengkapi dengan kamar mandi, toilet, serta kios yang akan disewakan pada warga desa setempat. Puluhan ruko bakal berdiri di tempat ini dan akan menjajakan berbagai oleh-oleh khas Gunungkidul khususnya hasil industri rumah tangga dari Desa Kemiri dan sekitarnya.

“Saat ini sedang dibangun gedung mushola dan bak penampungan air. Untuk kelanjutannya mungkin nanti ada sekitar 25 hingga 30 kios yang akan dibangun, jelas Samidi, Kamis (11/8/2016).

Mengenai harga sewa kios di tempat ini akan dipatok dengan tarif sewa yang murah, yaitu sekitar 600 ribu/tahun. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak terlalu terbebani dalam hal biaya sewa.

Ia melanjutkan, bahwa proyek ini merupakan wujud dari pelaksanaan penggunaan anggaran dana desa. Hingga proses pembangunan selesai, proyek ini bakal menelan dana hingga ratusan juta rupiah.

Kepala desa yakin bila proyek telah selesai maka geliat perekonomian di Desa Kemiri akan semakin berkembang. Prediksi memang tak berlebihan mengingat lokasi proyek berada di Jalan Baron sebagaimana merupakan salah satu jalur utama wisatawan pantai.

Apabila pembangunan rest area berjalan sesuai rencana tanpa kendala, maka pada akhir tahun warga pengguna diwacanakan telah memanfaatkan fasilitas baru ini untuk melayani wisatawan. (S.Yanto)

Komentar

Komentar