Deklarasi Damai Prasojo Cup untuk Menghindari Kerusuhan Supporter

oleh -
Deklarasi Damai Prasojo Cup
iklan dispar
Deklarasi Damai Prasojo Cup
Deklarasi Damai Prasojo Cup

iklan khWONOSARI, (KH) — Agar Turnamen tahunan sepak bola Prasojo Cup berjalan dengan kondusif, sebanyak 16 ketua dan pengurus masing-masing tim sepakbola peserta Prasojo Cup sepakat melakukan deklarasi damai. Hal ini dilakukan guna menciptakan suasana yang kondusif saat kompetisi berlangsung.

Ketua Panitia Prasojo Cup, Bokori mengatakan, kompetisi tersebut diadakan setiap satu tahun sekali dengan harapan dapat memunculkan bibit-bibit unggul pesepakbola di Gunungkidul. Namun, suasana yang tidak kondusif masih sering terjadi saat turnamen berlangsung.

“Kerusuhan antar supporter masih menjadi masalah saat berlangsungnya kompetisi ini,” katanya saaat melakukan penandatanganan deklarasi damai di Polres Gunungkiduk Selasa (27/01/2015).

Agar kerusuhan dapat diminimalisir, ketua dan pengurus tim sepak bola peserta Prasojo Cup sepakat untuk menandatangani deklarasi damai turnamen Prasojo Cup. Berbagai upaya dilakukan para ketua dan pengurus tim agar bisa mengikuti kompetisi tanpa menimbulkan kerusuhan.

Salah satu upaya akan dilakukan oleh pengurus tim sepakbola Persip Piyaman. Melalui ketua tim, Untung Basuki, Persib Piyaman mengkoordinasi supporternnya, untuk tidak membawa kendaraan pribadi. “Supporter Pesip akan diangkut menggunakan kendaraan yang sudah kami sediakan,” ungkap Untung.

Untung berharap kepada panitia, agar nota kesepakatan deklarasi damai tidak hanya sebatas kesepakatan sesaat. Dari Deklarasi damai tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan komitmen untuk dapat menjaga situasi yang kondusif.

“Teknis parkir perlu ditata ulang, agar parkir kendaraan para supporter tidak dijadikan satu dengan lokasi parkir lawan tanding,” imbuhnya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Hariyanto berharap, dengan adanya kesepakatan tersebut mampu memberi efek positif pada turnamen Prasojo Cup Tahun ini. Polisi siap membantu dengan memberikan pengamanan pada kompetisi tersebut.

Ia berharap, agar koordinasi manajemen terhadap para supporternya dapat dilakukan secara maksimal, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Ijin keamanan kami berikan dengan catatan, manajemen mampu mengkondisikan masing-masing tim dan supporter untuk tidak berbuat anarkis,” pungkas AKBP Hariyantoo.(Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar