Dana Keistimewaan untuk Selesaikan Proyek JJLS

oleh -
Jalan Lintas Selatan Gunungkidul di ruas Panggang-Saptosari. Foto: KH
iklan dispar
Jalan Lintas Selatan Gunungkidul di ruas Panggang-Saptosari. Foto: KH
Jalan Lintas Selatan Gunungkidul di ruas Panggang-Saptosari. Foto: KH

WONOSARI, (KH) — Proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melewati Gunungkidul panjangnya mencapai 88 kilometer. Mulai dari sisi timur Gunungkidul atau Kecamatan Rongkop hingga sisi barat Gunungkidul, yakni Kecamatan Purwosari.

Untuk menyelesaikan pembebasan tanah JJLS, pada tahun 2016 mendatang, Pemkab Gunungkidul akan menganggarkan dana sebesar Rp. 300 milyar. Dana tersebut rencananya akan dianggarakan melalui Dana Keistimewaan.

“Pembebasan lahan proyek JJLS di wilayah Gunungkidul, dananya cukup besar, nilainya mencapai ratusan milyaran rupiah. Jika didanai dengan Anggaran Pendapatan Asli Daerah, kita tidak mampu,” kata Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Supriyadi, akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan, dari 88 kilometer JJLS yang melintas di Gunungkidul, masih ada 56 kilometer lahan yang belum dibebaskan. Ia berharap, pengajuan anggaran melalui Dana Keistimewaan tahun 2016 tersebut dapat disetujui.

“Sesuai dengan apa yang pernah disampaikan Gubernur, Danais tidak hanya digunakan untuk kebudayaan, tetapi dapat juga digunakan sebagai pembangunan fisik,” katanya.

Lanjut Supriyadi, sesuai dengan harapan Gubernur DIY, pembangunan JJLS dapat diselesaikan pada tahun 2017, sehingga apabila nanti penganggaran tersebut disetujui, pembebasan lahan JJLS khususnya yang masuk wilayah Gunungkidul, pada tahun 2016 harapannya bisa rampung.

“Kenapa tidak kita anggarkan pada tahun 2015, karena tahun ini Danais yang masuk ke pemerintah daerah hanya sekitar 18,9 miliar. Jadi, kita putuskan pengajuan anggaran untuk tahun 2016,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul, Edi Praptono mengatakan, hingga saat ini pembebasan tanah JJLS baru mencapai 32 kilometer. Pembebasan tanah masih membutuhkan dana yang besar. “Masih sangat panjang (ruas) yang belum dibebaskan,” imbuhnya. (Juju)

Komentar

Komentar