Dagangan Ikan Laut Sutini Laris Manis di Arena FKY

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani,– Luar biasa. Itu dua kata yang pas buat seorang pelaku usaha kecil yang gigih sehingga mampu meraup rupiah berkat jualannya pada arena Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Gunungkidul.
Sutini (46), warga Kemadang Tanjungsari, dengan ditemani suami dan satu orang anaknya menggelar berbagai macam makanan olahan hasil laut di arena FKY di eks di Bekas Terminal lama Wonosari.
“Di sini kami menjajakan berbagai macam masakan laut, khususnya ikan laut yang sudah di goreng,” ungkapnya Jumat malam (05/09/2014).
Kepada KH, Sutini menceritakan bahwa ia juga mendapatkan kavling jualan pada Festival Kesenian Yogyakarta yang digelar di pasar Ngasem Yogyakarta. “Sebelum saya membuka stand di FKY Wonosari, saya juga dikirim oleh Dinas Pariwisata untuk berjualan aneka hasil olahan laut di FKY Yogyakarta,” paparnya.
Dalam menjajakan makanan hasil olahan laut, ia dibantu suami dan satu orang anaknya. “Suami saya bertugas untuk menggoreng, anak saya yang melayani pembeli, sedangkan saya sendiri yang membuat bumbu dan adonan,” imbuh Sutini.
Hasil gelar dagangan yang diperoleh Sutini rupanya sangat menggembirakan ia dan keluarganya. Selama berjualan di FKY kali ini, ia mampu mendapatkan omset sebesar Rp 1,7 – 2 jt dalam satu hari. “Waktu di Ngasem kemarin, seharinya saya dapat omset Rp 2 jt, sedangkan untuk di FKY Wonosari sehari mendapatkan Rp 1,7 jt,” tandasnya.
Sutini menceritakan pengalamannya mendapatkan omset yang besar tersebut saat menjajakan makanan laut di FKY Ngasem selama tiga hari. Sehari-hari Sutini berdagang di tempat wisata Pantai Baron. Ia mengaku mendapatkan rejeki lebih dari jualan selama FKY ini. “Namanya juga rejeki mas, kalau hari biasa saya buka di Pantai Baron ya tidak dapat segitu banyaknya,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa olahan hasil laut yang banyak diminati pembeli adalah ikan laut dan cumi goreng. Apalagi sewaktu menjajakan olahannya di FKY Ngasem, ia mengaku kewalahan melayani pembeli. “Masyarakat di kota cenderung membeli ikan laut, karena mereka tidak perlu jauh-jauh ke pantai,” jelasnya.
Sutini berharap agar acara FKY seperti ini dapat menjadi agenda tetap. Ia bahkan berharap tidak hanya dirinya yang bisa berjualan, namun semua penjual bisa diwadahi untuk berjualan. “Ya, semoga ada kesempatan jualan lagi seperti ini untuk para pedagang di Gunungkidul,” pungkasnya. (Atmaja/Jjw).

Komentar

Komentar