BPBD Bantu Jutaan Liter Air untuk Atasi Kekeringan

oleh -
kadhung tresno
WONOSARI,(KH)— Untuk menanggulangi penanganan kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memberikan bantuan air bersih sebanyak 2.170.000 liter. Bantuan ini dibagikan di 14 kecamatan yang saat ini menjadi korban kekeringan.
Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono, bantuan air ini diberikan untuk menindak lanjuti penetapan status darurat yang telah dikeluarkan oleh Bupati melalui SK Bupati Nomor 229/KPTS/2014 tentang Penetapan Status Siaga Darurat.
“Sebanyak 434 tangki air bersih ini kita kirim ke 32 desa di 14 kecamatan di Gunungkidul, pengiriman kita gunakan truk tangki berkapasitas 5000 liter,” ungkapnya usai menghadiri pelepasan bantuan air bersih di Bangsal Sewoko Projo, Kamis (23/10/2014).
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Gunungkidul Ruti Sulasmi menambahkan, bantuan air bersih gratis ini dibagikan untuk 32 desa di 14 kecamatan yang meliputi Playen, Wonosari, Panggang, Saptosari, Tanjungsari, Paliyan, Ngawen, Ponjong, Semanu, Rongkop, Girisubo, Nglipar Tepus dan Gedangsari.
“Bantuan ini bersumber dari APBD sebanyak 200 tangki, dan didanai oleh BNPB sebanyak 234 tangki. Dropping difokuskan di daerah yang belum tersasar air bersih,”ungkapnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap mengatakan, target dropping air jutaan liter tersebut diharapkan dapat selesai dalam lima hari. Mengingat kesulitan mendapat air bersih hampir terjadi di wilayah Gunungkidul.
“Kita berharap bantuan ini dapat memberikan keringan kepada masyatakat yang memang kesulitan mendapat air bersih. Sehingga kebutuhan air masyarakat setiap harinya dapat terpenuhi,” pungkasnya. (Juju/Jjw).

Komentar

Komentar