Booming Amaryllis, UGM Bakal Bantu Menata Kebun

oleh -
Bunga Amaryllis
iklan dispar
Bunga Amaryllis
Bunga Amaryllis

PATUK, (KH)—Booming bunga jenis Berambang Procot atau dikenal dengan nama latin Amaryllis di Desa Salam, Patuk dan sempat menyedot perhatian sejumlah wisatawan lokal hingga luar daerah membuat Universitan Gadjah Mada berjanji akan membantu melakukan desain di kebun milik Sukadi itu. Hal ini dilakukan agar tanaman bunga nantinnya bisa dinikmati wisatawan dan dijadikan ajang berfoto tanpa merusak tanaman yang ditanam.

Bunga Amaryllis yang dikenal oleh warga Gunungkidul dengan sebutan Puspa Patuk yang beberapa minggu lalu ditanam di halaman rumah Sukadi seluas 2000 meter tersebut kini kondisinya sebagian rusak. Hal tersebut disebabkan karena wisatawan yang ingin berfoto tidak sengaja menginjak-injaknya.

“Karena juga saya tidak memperhatikan tata desain taman, saya di awal hanya ingin membudidayakan tanaman itu saja, jadi bila kondisinya rusak seperti ini juga tidak apa-apa,” ucapnya Senin (30/11).

Ia menjelaskan di tahun berikutnya ia akan berusaha untuk memperhatikan desain taman, terlebih salah satu universitas negeri terkenal menawarkan untuk membantu menata desain taman agar tidak kembali rusak apabila dikunjungi sejumlah wisatawan.

Heru Marwanto yang merupakan salah satu perwakilan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat mendatangi taman dan melihat kondisinya saat ini menjelaskan untuk biaya perawatan pihaknya memberikan dana sebesar Rp 5 juta kepada Sukadi. Ia atas nama UGM juga menjanjikan akan membuat lanskap taman amaryllis milik Sukadi.

“Kita buat desain agar meski banyak wisatawan yang datang dan mengabadikan moment di taman bunga tidak dengan cara merusak atau menginjak-injaknnya,” ucapnya.

Seperti yang banyak diberitakan oleh media massa beberapa hari ini, taman bunga milik Sukadi tersebut rusak beberapa hari setelah kedatangan wisatawan.(Maria Dwianjani)

 

Komentar

Komentar