Berkendara Sepeda Motor yang Aman Kala Hujan

oleh -
ilustrasi.

WONOSARI, (KH) – Dalam keadaan hujan terkadang kita harus tetap beraktivitas di luar rumah dengan menggunakan sepeda motor menerobos hujan.

 

Kanit Laka Polres Gunungkidul, Ipda Solehcan mengatakan, sewaktu hujan kondisi jalanan tentu berbeda dengan kondisi saat kering. Air hujan dapat mengakibatkan jalanan menjadi bersih sekaligus menjadi lebih licin. “Untuk itu, pengecekkan dan kesadaran berlalu lintas sangat penting diterapkan,” katanya Selasa (11/11/2014).

 

Terutama untuk pengemudi sepeda motor agar bisa menjaga sikap tidak agresif dan tidak kasar. Jangan membuka grip gas mendadak, mengerem mendadak, melakukan manuver tiba-tiba, dan sebagainya. “Ingat, traksi roda terhadap jalanan berkurang saat hujan. Belum lagi bahaya bila terdapat deposit ceceran oli dari truk dan sebagainya”, jelasnya.

 

Perhatian tentang perawatan sepeda motor perlu diperhatikan terutama kondisi ban saat berkendara di musim hujan. “Kondisi ban motor diharapkan tidak gundul dan tidak menggunakan ban kecil karena akan mudah terpeleset, apalagi banyak tikungan rawan kecelakaan”, imbuhnya.

 

Solehcan menambahkan, bagi pengendara untuk selalu menyalakan lampu utama. Di samping sudah terdapat  undang-undang untuk menyalakan lampu saat berkendara,   juga membuat perjalanan menjadi lebih aman.

 

Lebih lanjut ia menambahkan, agar pengendaran memperhatikan garis marka jalan. Jika pandangan terhalang oleh kabut atau derasnya air hujan, diharapkan dapat mengurangi kecepatan bahkan sebisa mungkin mencari tempat untuk berteduh sejenak. “Saat hujan, selain jarak pandang berkurang, konsentrasi pengendara juga bisa berkurang karena udara yang dingin”, imbuhnya.

 

Terakhir, Solehcan menghimbau agar pengendara sadar akan keselamatan dirinya sendiri saat berkendara. “Tetap fokus dan berkendara dengan baik dan benar supaya perjalanan tetap aman dan lancar”, pungkasnya. (Atmaja/Tty)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar