Belum Pernah Ada Anggota DPD RI dari Gunungkidul, Ini Calon pada Pemilu 2024 Nanti

oleh -20526 Dilihat
oleh
Dpd
Kolonel (Purn) Tugiman sedang akrab bertemu warga di sekitar tempat tinggalnya. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Kolonel (Purn) Tugiman banyak mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) DIY.

Sebelumnya, lelaki kelahiran Nglipar, Gunungkidul ini selain berkarir di militer, ia juga merupakan akademisi. Disela bertugas, Tugiman juga menjadi dosen di Unpad.

Dukungan terhadap Tugiman diantaranya datang dari seniman Gunungkidul, Sumarno Purbo Carito. Pria yang akrab dikenal sebagai dalang pertunjukan wayang ini tak segan menyebut, banyak aspek di Gunungkidul khususnya dan DIY pada umumnya dapat lebih berkembang apabila punya wakil di DPD RI.

“Beliau ‘anak gaplek’ dari Gunungkidul. Anaknya petani. Saya yakin nanti perhatian untuk Gunungkidul dan Jogja pada umumnya akan diberikan melalui aspirasi yang ia bawa ke pusat,” katanya, Minggu, (14/5/2023) saat gelaran pentas seni ‘Ambyar Bareng Seniman Nggunung’ di Kapanewon Nglipar, Gunungkidul.

Perhatian, tak terkecuali pada aspek kesenian, Sumarno yakini akan diberikan. Sebab, selama ini Kolonel (Purn) Tugiman cukup dekat dengan dunia seni dan para pelaku seni.

Di luar itu, Doktor Tugiman pun diyakini akan mengoptimalkan peranannya pada aspek yang cukup penting bagi masyrakat, yakni perihal perekonomian.

Dalam kesempatan yang sama, DR Tugiman mengatakan, manakala nanti mendapat mandat warga Yogyakarta akan membawa aspirasi di parlemen agar kesejahteraan daerah yang ia wakili makin membaik.

“Bidang UMKM masih perlu disupport agar tak ketinggalan dengan daerah lain,” kata Tugiman menyinggung salah satu aspek penunjang kesejahteraan.

Adapun pada bidang seni, Tugiman menilai banyak potensi yang perlu didukung penuh sehingga nanti muncul seniman sekelas Manthous yang baru.

Dpd
Kolonel (Purn) Tugiman. (KH)

Seni, bagi Tugiman dapat dikolaborasikan dengan pamor Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata.

“Pariwisata akan menemukan maknanya apabila didukung seni dan budaya yang baik. Mudah-mudahan generasi muda utamanya seniman punya spirit bersama untuk maju,” beber Tugiman.

Keinginan Tugiman cukup kuat untuk maju sebagai calon DPD RI. Di luar semangatnya ingin ikut membangun Gunungkidul, alasan yang lain, sepanjang sejarah terbentuknya lembaga DPD, hingga saat ini belum ada anggota yang berasal dari Gunungkidul.

“Parktis, kondisi riil daerah tak diketahui pusat. Maka, sebagai orang yang tahu betul kondisi di Gunungkidul dia akan mengawal program yang dibutuhkan,” tuturnya.

Dengan menjadi DPD RI, sambungnya, dia dapat lebih berkontribusi bagi warga Gunungkidul dan DIY pada umumnya.

“Saya optimis, dengan pengalaman bertugas di militer pada berbagai bidang, sekaligus sebagai akademisi insya Allah saya punya modal kemampuan mewakili DIY,” tandasnya.

Menurut pandangannya, DPD RI merupakan lembaga yang strategis sebagai sarana untuk memberikan keberpihakan pada daerah. DPD merupakan tempat merumuskan regulasi, kebijakan program hingga anggaran.

“Program dan kebijakan bagi daerah memungkinkan lebih tepat, sebab sebagai orang Jogja kami tahu persoalannya apa serta apa yang dibutuhkan. Saya akan mengawalnya,” tuturnya.

Salah satu yang menjadi rencana dia, amggaran APBN yang ditransfer ke daerah (Gunungkidul) akan diupayakan meningkat.

“Selama ini sekitar Rp2,1 triliun, harapannya nanti bisa meningkat,” tukasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar