BBM Kembali Naik, Aktivitas Pengisian di Sejumlah SPBU Tetap Normal

oleh -
Suasana salah satu POM bensin. Foto : Atmaja
iklan dispar
Suasana salah satu POM bensin. Foto : Atmaja
Suasana salah satu POM bensin. Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Sesuai dengan keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dinaikan dari Rp 6.700 menjadi Rp 6.800 per liter. Kenaikan harga tersebut berlaku per 1 Maret 2015 pukul 00.00 WIB.

Aktivitas di beberapa SPBU di sekitar Wonosari masih terlihat normal seperti biasanya. Dari Pantauan KH pada SPBU Siraman didapati beberapa pembeli belum mengetahui akan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Salah satu warga yang sedang mengisi BBM, Suradi (47) warga Selang, Wonosari mengatakan kenaikan tersebut masih di batas kewajaran untuk pemilik kendaraan. Akan tetapi ia berharap, agar pemerintah tidak menaikan maupun menurunkan harga BBM sewaktu-waktu.

“Memang kenaikannya tidak terlalu signifikan, tetapi perlu dipikirkan nasip penjual bensin eceran jika harga tidak stabil,” katanya, Sabtu (28/02/2015).

Ditemui secara bersamaan, Wagiran (43) warga Desa Pampang yang sedang membeli BBM jenis premium dengan menggunakan jerigen. Ia mengatakan, naik turunnya harga BBM membuat bingung para penjual bensin eceran karena keuntungan dari menjual bensin eceran Rp 500 per liternya.

“Meski di tempat lain menjual bensin eceran seharga Rp 7.500, saya tetap tidak mengambil untung terlalu banyak. Sebelum kenaikan, bensin eceran dijual seharga Rp 7.200 per liternya,” katanya

Dalam satu hari ia mampu menghabiskan sekitar 10 hingga 15 liter BBM jenis premium. Dengan adanya kenaikan BBM jenis premium, rencananya ia akan menaikan harga bensin eceran menjadi Rp 7300 per liter.

Sementara itu, petugas pengisian BBM di SPBU Siraman, Eric A mengatakan, untuk stok bensin yang ada di SPBU Siraman tetap aman. Adanya informasi akan kenaikan BBM jenis Premium tidak begitu berpengaruh terhadap aktivitas pengisian.

“Aktivitas tidak berubah dari pagi hingga sore hari ini, Sabtu (28/02/2015),” ujar Eric. (Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar